Munculnya UpScrolled: Alternatif Media Sosial Pasca TikTok
UpScrolled, sebuah aplikasi media sosial yang dikembangkan oleh Issam Hijazi, saat ini menjadi sorotan setelah mengalami lonjakan pengguna yang signifikan di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Kenaikan ini terjadi setelah pengambilalihan TikTok, yang mendorong banyak pengguna untuk beralih mencari alternatif baru yang serupa.
Sejak pengambilalihan resmi TikTok yang terjadi pekan lalu, banyak pengguna beralih ke UpScrolled. Aplikasi ini berhasil meraih peringkat tertinggi dalam kategori 'jaringan sosial' di Apple App Store di Amerika Serikat.
Lonjakan pengguna juga terlihat di negara-negara seperti Inggris, Kanada, dan Australia, di mana UpScrolled mencatat ribuan unduhan baru. Situasi ini menyebabkan beberapa gangguan pada server aplikasi akibat tingginya permintaan selama akhir pekan.
UpScrolled menawarkan fitur yang memungkinkan pengguna mengunggah foto, video pendek, dan teks, mirip dengan platform media sosial lainnya. Namun, menurut data pengguna, banyak di antara mereka yang menggunakan aplikasi ini lebih untuk posting teks dan foto ketimbang video.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Aplikasi ini memiliki halaman 'Discover' yang menyoroti berbagai topik penting, dengan fokus utama pada Palestina. Halaman tersebut dipenuhi dengan ratusan posting yang menggambarkan penderitaan di Jalur Gaza serta dukungan bagi warga Palestina.
Di antara pengguna baru UpScrolled adalah Chris Smalls, seorang aktivis buruh yang terlibat dalam upaya kebebasan Gaza. Aktor Jacob Berger juga menyatakan dukungannya melalui platform ini.
Meski demikian, beberapa pengguna melaporkan adanya masalah teknis, seperti video yang gagal diunggah. UpScrolled menjelaskan bahwa isu ini muncul akibat lonjakan pengguna dan mengonfirmasi bahwa permasalahan tersebut telah diperbaiki.
UpScrolled didirikan pada Juli 2025 oleh Issam Hijazi, seorang pengusaha dengan pengalaman di perusahaan teknologi terkemuka. Hijazi terinspirasi untuk menciptakan platform alternatif setelah menyaksikan konflik dan krisis yang dialami oleh Gaza.
Dalam sebuah wawancara, Hijazi menyatakan, "Saya tidak bisa menahannya lagi. Saya kehilangan anggota keluarga di Gaza, dan saya tidak ingin terlibat dalam hal ini..." Pengalaman pribadinya menjadi pendorong bagi lahirnya UpScrolled.
Dengan misi untuk menyediakan ruang bagi pengguna dalam mengekspresikan diri, UpScrolled menegaskan bahwa mereka tidak mengatur algoritma yang memicu ketergantungan atau mengatur konten untuk memperpanjang waktu pengguna di platform.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: