BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 20:54 WIB

Kepala DKI Jakarta Berjuang Lawan Ancaman Banjir Setiap Hujan

Kepala DKI Jakarta Berjuang Lawan Ancaman Banjir Setiap HujanKepala DKI Jakarta Berjuang Lawan Ancaman Banjir Setiap Hujan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan kesulitan tidurnya setiap kali hujan mengguyur Jakarta, yang menjadi ancaman banjir. Ia menekankan pentingnya pemantauan terhadap penanganan banjir oleh timnya di lapangan.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Dalam acara Indonesia Economic Summit, Pramono bercerita tentang pengalaman terjaga semalaman saat hujan deras melanda Jakarta pada bulan Januari lalu, mencerminkan kekhawatirannya akan dampak bencana tersebut.

Kekhawatiran Terhadap Banjir

Setiap hujan menjadi perhatian serius bagi Pramono Anung. Ia mengakui bahwa dalam keadaan tersebut, tidurnya terganggu karena harus memastikan efektivitas penanganan banjir oleh jajaran pemerintah.

Dalam pernyataannya, Pramono mengungkapkan, "Sebagai pemerintah, setiap hujan, saya tidak bisa tidur. Sebelum hujan, saya bisa tidur dengan baik," menegaskan beban tanggung jawab yang ia rasakan.

Beliau juga mengakui sering berdiskusi dengan istrinya mengenai langkah-langkah yang harus diambil untuk menangani situasi banjir yang dapat terjadi.

Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing

Titik Berat Banjir di Jakarta

Kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat menjadi salah satu area utama yang jadi perhatian Pramono. Ia menyatakan bahwa ia telah terhubung langsung dengan Dinas Bina Marga untuk mencari solusi permanen bagi masalah banjir di lokasi tersebut.

Pramono menambahkan bahwa dalam rencana pembangunan, fokus utama adalah menciptakan infrastruktur yang mampu menangani genangan air. "Kalau tidak, itu pasti akan banjir terus," ujarnya.

Salah satu rencana yang sedang dipertimbangkan adalah pembangunan flyover di kawasan Daan Mogot, yang diharapkan dapat mengurangi dampak banjir di kawasan tersebut.

Penyebab Banjir di Jakarta

Pramono menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penyebab banjir di Jakarta adalah tingginya permukaan air di Sungai Mookervart dibandingkan permukaan jalan. "Karena apa? Permukaan Sungai Mookervart itu sudah di atas jalan," jelasnya.

Ia menekankan bahwa kondisi ini membuat air mudah meluap dan menggenangi jalan, bahkan ketika hujan tidak terjadi. Situasi ini menjadi semakin kritis saat musim hujan tiba.

Pemerintah Jakarta berupaya menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi bencana banjir yang lebih parah di masa mendatang.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool, Bursa Transfer Musim Panas Berakhir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kepala DKI Jakarta Berjuang Lawan Ancaman Banjir Setiap Hujan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!