Gubernur Bali Siapkan Langkah Tegas untuk Kebersihan Pantai
Gubernur Bali, I Wayan Koster, telah mengumumkan rencana untuk membentuk satuan tugas (Satgas) guna menangani masalah sampah di pantai-pantai Bali. Keputusan ini diambil sebagai respon terhadap kritik yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai kondisi kebersihan kawasan wisata tersebut.
Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika
Koster menegaskan bahwa perhatian dari Prabowo akan ditanggapi dengan langkah-langkah konkret demi menjaga keindahan alam Bali. Langkah ini diharapkan dapat memastikan pantai-pantai Bali tetap bersih dan menarik bagi wisatawan.
Dalam forum yang diadakan di Sentul, Bogor, Presiden Prabowo Subianto mengutarakan kekhawatirannya tentang tumpukan sampah di pantai-pantai Bali. 'Ini maaf ya gubernur, bupati dari Bali ini real lho, Bali Bulan Desember 2025, ini Pantai Bali. Bagaimana turis mau datang ke situ lihat sampah,' ujar Prabowo.
Gubernur Koster pun merespons dengan menyatakan rasa terima kasihnya kepada Prabowo atas perhatian yang diberikan. Dia mengakui bahwa pengelolaan sampah di Bali memerlukan perbaikan dan menegaskan bahwa langkah-langkah untuk mengatasi permasalahan ini sudah dipersiapkan.
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Koster menjelaskan bahwa sampah yang mengotori pantai, terutama di Pantai Kuta, umumnya berasal dari sampah kiriman yang datang saat musim hujan. 'Mengenai sampah yang di Pantai Kuta itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari,' jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sampah tersebut tidak hanya berasal dari daerah sekitar, tetapi juga terbawa arus laut dari lokasi yang lebih jauh. Untuk mengatasi masalah ini, Koster menyatakan bahwa pemerintah Bali memerlukan waktu dua hingga tiga jam untuk membersihkan area tersebut.
Sebagai langkah konkret dalam menanggapi masalah sampah, Koster berencana untuk mengumpulkan dinas-dinas terkait, termasuk Kadis Lingkungan Hidup dan kepolisian. 'Kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai,' ujarnya.
Pembentukan satuan tugas ini bertujuan untuk menangani masalah sampah secara cepat dan tidak menunggu proses yang berlarut-larut, sehingga kebersihan kawasan tetap terjaga dan menarik bagi wisatawan yang datang ke Bali.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: