BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 15:05 WIB

Kemenkes Anjurkan Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah

Kemenkes Anjurkan Kewaspadaan Terhadap Virus NipahKemenkes Anjurkan Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk lebih awas terhadap potensi penyebaran Virus Nipah, meskipun saat ini belum ada kasus yang terkonfirmasi di tanah air.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Virus yang berasal dari kelelawar buah ini dapat menular melalui hewan perantara dan makanan yang terkontaminasi, sehingga kewaspadaan sejak dini menjadi hal yang sangat penting.

Pentingnya Kewaspadaan Dini

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes, Murti Utami, menyatakan betapa pentingnya kewaspadaan dini dalam menghadapi potensi penyebaran Virus Nipah di Indonesia. Letak geografis Indonesia yang berdekatan dengan negara-negara yang telah mengalami Kejadian Luar Biasa (KLB) menambah urgensi ini.

Dengan kewaspadaan yang tepat, keamanan kesehatan nasional dapat terjaga. Meskipun belum ada kasus yang terdeteksi di Indonesia, meningkatnya potensi penularan harus diwaspadai, terutama setelah ditemukan virus pada kelelawar jenis Pteropus sp. di beberapa wilayah.

Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU

Manifestasi Klinis dan Cara Penularan

Virus Nipah dapat menyebabkan berbagai gejala, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) ringan hingga kondisi yang lebih parah seperti encephalitis. Selain penularan dari hewan ke manusia, virus ini juga dapat menyebar di antara manusia melalui kontak yang dekat dengan pasien.

Kementerian Kesehatan telah mengarahkan agar jajaran dinas kesehatan di daerah memperketat pemantauan terhadap kasus-kasus yang menunjukkan gejala mirip meningitis atau pneumonia. Deteksi dini yang akurat sangat penting untuk menghindari penyebaran yang lebih luas.

Langkah-langkah Pencegahan yang Dapat Dilakukan

Masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi hasil alam, khususnya nira aren. Sebaiknya, nira tidak diminum langsung dari pohon dikarenakan risiko kontaminasi oleh kelelawar dapat terjadi.

Selain itu, menjaga kebersihan saat mengonsumsi buah juga sangat dianjurkan, yakni dengan mencuci dan mengupasnya secara menyeluruh serta segera membuang buah yang terlihat bekas gigitan dari hewan. Upaya menjaga kebersihan makanan diharapkan bisa membantu memutus rantai penularan Virus Nipah.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemenkes Anjurkan Kewaspadaan Terhadap Virus Nipah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!