BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 30 JANUARI 2026 • 15:36 WIB

Pengumuman Darurat oleh Trump Ancam Negara Pemasok Minyak ke Kuba

Pengumuman Darurat oleh Trump Ancam Negara Pemasok Minyak ke KubaPengumuman Darurat oleh Trump Ancam Negara Pemasok Minyak ke Kuba

Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mengumumkan keadaan darurat nasional yang menyasar negara-negara pemasok minyak ke Kuba. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan antara AS dan Kuba, terutama setelah hilangnya pasokan minyak dari Venezuela.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Dengarkan Aspirasi Mahasiswa dalam Pertemuan di Senayan

Dalam pernyataannya, Trump menegaskan bahwa kebijakan Pemerintah Kuba dianggap mengancam keselamatan dan keamanan nasional AS. Keputusan ini diharapkan dapat membantu mengatasi krisis energi yang melanda Kuba saat ini.

Keputusan Tegas Donald Trump

Trump merilis perintah eksekutif yang memberikan wewenang kepada Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan AS untuk menetapkan tarif bagi negara-negara yang melanggar ketentuan ini.

Dia menyatakan, 'Saya menemukan bahwa kebijakan, praktik, dan tindakan Pemerintah Kuba secara langsung mengancam keselamatan, keamanan nasional, dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat.'

Pernyataan ini mencerminkan komitmen AS untuk menangani apa yang dianggap sebagai ancaman dari rezim Kuba.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Kondisi Ekonomi Kuban yang Memprihatinkan

Kuba, yang selama ini bergantung pada minyak dari Venezuela, kini menghadapi krisis serius setelah terputusnya pasokan minyak tersebut.

Data dari perusahaan analisis Kpler menunjukkan bahwa cadangan minyak Kuba saat ini hanya cukup untuk 15 hingga 20 hari, menciptakan risiko krisis kemanusiaan yang mendalam.

Akibatnya, negara tersebut mengalami pemadaman listrik harian yang semakin memperburuk kehidupan masyarakatnya.

Reaksi dari Pemerintah Kuba

Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, mengecam tindakan Presiden Trump dan menyebutnya sebagai 'tindakan agresi brutal.'

Dia menegaskan, 'Kami mengecam kepada dunia tindakan agresi brutal ini terhadap Kuba dan rakyatnya,' yang menunjukkan ketidakpuasan pemerintah Kuba terhadap kebijakan luar negeri AS.

Kritik tersebut menyoroti sejarah panjang blokade ekonomi yang dianggap menyakitkan bagi rakyat Kuba.

Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengumuman Darurat oleh Trump Ancam Negara Pemasok Minyak ke Kuba

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!