Banjir Melanda 41 Desa di Kabupaten Bekasi, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi
Galuran air luapan menyebabkan 41 desa di Kabupaten Bekasi terendam banjir pada Kamis, 29 Januari 2026.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Lebih dari 37.000 kepala keluarga terkena dampak, dengan ribuan di antaranya sudah mengungsi ke lokasi-lokasi aman.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melaporkan bahwa banjir terjadi di 13 kecamatan, berdampak pada ribuan warga.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD, Dodi Supriadi, menyatakan bahwa ketinggian air bervariasi, dengan Desa Baberalan mencatat TMA mencapai 100 cm.
Proses evakuasi dan penyaluran bantuan bagi keluarga yang terdampak masih terus berlangsung, dengan fokus pada keamanan dan kebutuhan dasar.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis
Desa-desa seperti yang terletak di Kecamatan Taruma Jaya dan Babelan mengalami kedalaman air dari 10 hingga 100 cm.
Di Kecamatan Tambun Utara, beberapa desa melaporkan ketinggian air hingga 120 cm, berdampak serius pada infrastruktur.
Kecamatan lain seperti Cibitung dan Muara Gembong juga terdampak, menjadikan total 41 desa yang terendam di seluruh kawasan.
BPBD mengkoordinasikan penanganan bencana dengan berbagai dinas dan instansi terkait untuk memastikan bantuan sampai.
Dodi menekankan pentingnya kerjasama antarinstansi agar penanganan berlangsung cepat dan efektif.
Dengan banyaknya kepala keluarga yang mengungsi, distribusi bantuan dan pemulihan kawasan menjadi prioritas utama.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: