Onadio Leonardo Kembali Bertekad Pasca Rehabilitasi: Memilih Teman dengan Bijak
Musisi Onadio Leonardo, lebih dikenal sebagai Onad, telah menyelesaikan rehabilitasi narkoba selama tiga bulan dan kini kembali ke dunia nyata.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Pengalaman pahit tersebut membuat Onad bertekad untuk lebih berhati-hati dalam memilih teman agar tidak terjerumus lagi ke dalam pergaulan yang negatif.
Onad mengungkap bahwa salah satu pelajaran berharga yang dia peroleh selama rehabilitasi adalah pentingnya memilih teman. 'Pelajaran yang gue ambil, tahu diri kali ya, janganlah Anda bodoh,' ungkapnya saat ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Kesadaran akan pentingnya dukungan dari lingkungan yang positif menjadi salah satu kunci pemulihan Onad. 'Aku benar-benar harus memilah mana teman yang baik,' lanjutnya, menekankan bahwa proses rehabilitasi mengubah cara pandangnya terhadap pergaulan.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Dalam proses pemulihan, Onad mengatakan bahwa ia mulai mengagumi sosok pendakwah Habib Ja'far. 'Akhirnya gue (sadar) penting memilah-milih mana teman yang baik, seperti Habib (Ja'far) itu baik,' tegasnya.
Perubahan ini menunjukkan keinginannya untuk dikelilingi oleh orang-orang yang bisa memberikan dorongan positif dalam hidupnya.
Dukungan dari keluarga, terutama istrinya Beby Prisillia, sangat berarti bagi Onad. Beby berkomitmen untuk menjaga suaminya dari halangan negatif pasca rehabilitasi, dengan menyatakan, 'Sekarang aku lebih aware lah. Jadi lebih milihin lagi nanti habis ini, pokoknya aku akan temenin dia terus.'
Setelah menyelesaikan rehabilitasi dan status hukum yang jelas, Onad pun siap untuk kembali ke dunia hiburan, namun ia menyatakan bahwa dirinya akan lebih berhati-hati dalam memilih pergaulan ke depannya.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: