BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 12:54 WIB

Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Letusan Mencapai 700 Meter di Jawa Timur

Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Letusan Mencapai 700 Meter di Jawa TimurErupsi Gunung Semeru: Tinggi Letusan Mencapai 700 Meter di Jawa Timur

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi yang terpantau pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan tinggi letusan mencapai 700 meter di atas puncak. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIB ini telah dicatat oleh petugas pengamatan.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Mukdas Sofian, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, menginformasikan bahwa kolom letusan berhasil teramati mencapai ketinggian 4.376 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik yang dihasilkan berwarna putih hingga kelabu dan terdistribusi ke arah tenggara.

Rincian Erupsi Semeru

Erupsi pertama Gunung Semeru terjadi pada pukul 04.47 WIB di hari yang sama, dengan tinggi kolom letusan mencapai 500 meter di atas puncak. Menurut rekaman seismograf, amplitudo maksimum saat itu tercatat sebesar 20 mm dengan durasi 123 detik.

Kolom abu yang teramati pada saat itu berwarna kelabu dan memiliki intensitas tebal menuju arah tenggara. Aktivitas ini memberikan indikasi bahwa potensi bahaya masih ada dan membutuhkan perhatian masyarakat.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru: Diduga Lakukan Provokasi Anarkis

Status Aktivitas dan Rekomendasi bagi Masyarakat

Saat ini, Gunung Semeru berada pada status aktivitas vulkanik Level III (Siaga). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyarankan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Upaya ini bertujuan mencegah potensi bahaya dari perluasan awan panas dan aliran lahar yang mungkin terjadi.

Antisipasi dan Waspada terhadap Bahaya Lainnya

Dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Bahaya lontaran batu (pijar) menjadi salah satu alasan utama untuk menjaga keselamatan warga.

Petugas juga mengingatkan bahaya potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan, serta daerah sekitar Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Kewaspadaan yang tinggi sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dapat terjadi.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Erupsi Gunung Semeru: Tinggi Letusan Mencapai 700 Meter di Jawa Timur

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!