BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 21:40 WIB

Fenomena Menghilang dalam Hubungan Sosial di Era Digital

Fenomena Menghilang dalam Hubungan Sosial di Era DigitalFenomena Menghilang dalam Hubungan Sosial di Era Digital

Menghilangnya seseorang dari pergaulan menjadi fenomena umum saat ini, terutama di kalangan generasi muda. Banyak yang lebih memilih menjauh ketimbang memberikan penjelasan atas hubungan yang melemah.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Keputusan ini sering kali dipicu oleh rasa cemas dan ketidaknyamanan, serta pengaruh media sosial yang membuat komunikasi semakin mudah terputus.

Kenyamanan Pribadi dan Penghindaran Konflik

Penghindaran konflik menjadi pilihan banyak orang saat ini. Dalam situasi sosial yang membuat cemas, menghilang sering kali dianggap sebagai solusi yang lebih mudah.

Rasa cemas atau bersalah sering muncul saat menghadapi masalah rumit dalam hubungan. Dengan menghilang, individu merasa bebas dari tanggung jawab untuk menjelaskan tindakan mereka.

Contohnya, saat persahabatan mulai renggang, banyak yang memilih menjauhi kontak daripada mengklarifikasi situasinya. Tindakan ini menciptakan jarak agar mereka dapat menghindari ketegangan.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Dampak Negatif dari Media Sosial

Media sosial memiliki peran besar dalam menyebarnya budaya 'menghilang'. Banyak orang merasa lebih nyaman memutuskan komunikasi secara virtual daripada langsung.

Istilah 'ghosting' menjadi semakin umum, di mana individu seringkali memutuskan komunikasi tanpa memberikan penjelasan, terutama dalam konteks hubungan romantis.

Hal ini menciptakan stigma baru di hubungan modern, di mana individu merasa terbebani untuk menjelaskan setiap tindakan mereka, dan memilih untuk menghilang sebagai alternatif.

Ketidakpedulian dan Apati

Di era serba cepat ini, banyak orang kehilangan rasa empati terhadap orang lain. Kesibukan dan tekanan hidup membuat mereka lebih mementingkan kenyamanan diri sendiri.

Ketidakpedulian ini terlihat dari sikap menghilang tanpa penjelasan, hanya karena merasa tidak ada urgensi untuk memperbaiki hubungan yang ada.

Sikap tersebut juga mencerminkan kurangnya komitmen dalam hubungan, baik persahabatan maupun cinta, dengan anggapan bahwa menjelaskan diri hanya akan membuang-buang waktu.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Menghilang dalam Hubungan Sosial di Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!