Sepuluh Jenazah Ditemukan di Longsor Cisarua, 81 Warga Masih Hilang
Pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berbuah hasil signifikan. Pada hari pertama, sepuluh kantong jenazah berhasil diangkat dari material longsoran.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Dari keseluruhan jenazah yang ditemukan, enam telah teridentifikasi oleh pihak keluarga, sementara sekitar 81 warga dilaporkan masih hilang.
Longsor yang terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026, menghancurkan permukiman di kaki Gunung Burangrang, meninggalkan puing-puing yang menyisakan duka mendalam. Petugas berhasil mengumpulkan sepuluh kantong jenazah dari lokasi bencana tersebut.
Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Hendra Rochmawan, dua jenazah diidentifikasi melalui sidik jari, sedangkan satu bagian kaki masih menunggu pembandingan DNA. 'Kami sedang menunggu hasil untuk mengidentifikasi bagian tubuh tersebut,' jelas Hendra.
Dari sepuluh jenazah yang ditemukan, sambilan di antaranya masih dalam kondisi utuh, sementara satu merupakan potongan tubuh yang harus diidentifikasi lebih lanjut.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Situasi semakin mengkhawatirkan dengan laporan sekitar 81 warga yang hilang akibat bencana ini. Hendra menegaskan bahwa angka tersebut adalah perkiraan yang diambil dari data di posko pengaduan.
Dari total yang hilang, 23 orang sudah teridentifikasi, namun masih banyak yang menunggu kabar baik. Proses pencarian akan dilanjutkan agar bisa menemukan mereka yang belum diketahui keberadaannya.
Keluarga korban sangat berharap adanya kabar baik dan segera mendapatkan penerangan mengenai keberadaan kerabat mereka.
Pencarian untuk sementara dihentikan pada Sabtu sore akibat cuaca yang tidak mendukung. Tim gabungan dari berbagai instansi berharap untuk melanjutkan pencarian pada Minggu pagi.
Hendra menyatakan, 'Kami berharap seluruh korban yang dilaporkan hilang dapat segera ditemukan.' Tim pencarian akan tetap bertahan hingga semua yang hilang ditemukan.
Cuaca menjadi tantangan tersendiri, namun upaya untuk menemukan korban tidak akan padam. Semangat dari tim dan masyarakat setempat tetap menjulang tinggi.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: