Ketinggian Banjir di Jayanti Tangerang Capai 4 Meter, 2.884 Jiwa Terpaksa Mengungsi
Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, terpaksa berjuang menghadapi banjir parah yang mencapai ketinggian 4 meter akibat luapan Sungai Cidurian pada Jumat (23/1).
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Dua ribu delapan ratus delapan puluh empat jiwa dari seribu lima puluh empat keluarga berada dalam kondisi darurat akibat dampak dari banjir yang meluas ini.
Camat Jayanti, Yandri Permana, melaporkan bahwa ketinggian air terus meningkat dengan bervariasi antara 30 sentimeter hingga 4 meter, menciptakan banyak tantangan bagi penduduk yang terdampak.
Titik terparah terletak di RT 04, RW 03 Perumahan Taman Cikande, di mana banjir telah melampaui atap rumah, memaksa warga untuk mencari tempat aman.
Menurut laporan tim di lapangan, ratusan rumah di kawasan tersebut terendam, sementara petugas gabungan berusaha melakukan evakuasi menggunakan perahu karet dan rakit bambu.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Sekitar 500 warga telah berhasil dievakuasi ke tempat-tempat yang lebih aman seperti balai warga dan masjid yang dijadikan lokasi pengungsian.
Dapur umum dan posko kesehatan telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan mendesak bagi mereka yang terdampak, dengan logistik saat ini mencukupi untuk makan siang dan malam.
Yandri menekankan pentingnya koordinasi dengan dinas sosial untuk memastikan distribusi logistik berlangsung dengan baik dan seluruh kebutuhan para korban terpenuhi.
Di lokasi terpisah, insiden lain terjadi di Kecamatan Priuk, di mana seorang anak bernama Onil, berusia 9 tahun, sempat tenggelam saat bermain di genangan banjir di Perumahan Mutiara Pluit.
Beruntung, Onil berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke RS Sari Asih Sangiang untuk mendapatkan perawatan medis.
Menurut ibunya, Faraz (35), ia berada di lantai dua ketika kejadian itu terjadi dan bersyukur bahwa anaknya kini sudah sadar setelah mendapatkan perawatan dari rumah sakit. 'Alhamdulillah kondisinya sudah sadar dan ditangani oleh pihak rumah sakit,' ungkap Aipda Damhuri, Bhabinkamtibmas Polsek Jatiuwung.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: