BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 21:30 WIB

Pengaruh Cuaca Ekstrem Terhadap Bencana Alam di Indonesia pada Januari 2026

Pengaruh Cuaca Ekstrem Terhadap Bencana Alam di Indonesia pada Januari 2026Pengaruh Cuaca Ekstrem Terhadap Bencana Alam di Indonesia pada Januari 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa cuaca ekstrem pada tanggal 21-22 Januari 2026 telah menyebabkan berbagai bencana di sejumlah wilayah Indonesia.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Fenomena hujan deras disertai angin kencang telah berkontribusi pada bencana tanah longsor dan kerusakan infrastruktur di beberapa provinsi.

Dampak Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan bahwa provinsi yang terkena dampak meliputi Banten, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.

Kerusakan yang terjadi akibat cuaca ekstrem ini termasuk kerusakan pada rumah warga serta gangguan aktivitas masyarakat. "Hujan dengan intensitas deras yang disertai angin kencang memicu kejadian tanah longsor, kerusakan bangunan, serta tumbangnya pohon di beberapa daerah," ujar Abdul Muhari.

Di banyak lokasi, status siaga darurat telah ditetapkan oleh pemerintah daerah setempat untuk merespons situasi ini.

Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka

Status Darurat di Banten dan Kerugian Materi

Banten merupakan salah satu provinsi yang mengalami status darurat bencana setelah sembilan kecamatan dilanda tanah longsor.

Gubernur telah mengeluarkan Keputusan Nomor 684/2025 tentang Penetapan Status Siaga Darurat bencana yang berlaku hingga 19 Maret 2026.

Berdasarkan data dari Pusdalops BNPB, sebanyak 16 Kepala Keluarga (KK) yang berjumlah 64 jiwa terdampak, dengan satu rumah rusak berat, dua rumah rusak sedang, dan 13 rumah rusak ringan.

Koordinasi Penanganan dan Imbauan untuk Masyarakat

BNPB menegaskan pentingnya koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memastikan penanganan darurat dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi.

Selain itu, BNPB mendorong penerapan langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana susulan di daerah terdampak.

Abdul Muhari juga mengingatkan, "Masyarakat di wilayah rawan diimbau meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan."

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengaruh Cuaca Ekstrem Terhadap Bencana Alam di Indonesia pada Januari 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!