Kecelakaan Maut di Tebingtinggi: Kereta Api Tabrak Minibus, 9 Orang Meninggal
Sembilan orang tewas dalam kecelakaan antara Kereta Api Sri Billah Utama dan sebuah minibus di perlintasan tanpa palang pintu di Tebingtinggi, Sumatra Utara, pada Rabu, 21 Januari 2023.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Korban, yang sebagian besar adalah penumpang minibus Toyota Avanza, telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kota Tebingtinggi.
Kapolres Tebingtinggi, AKBP Rina Frillya, menjelaskan bahwa salah satu yang meninggal adalah Abdul Kadir Al Jaelani, pengemudi minibus, yang sempat dirawat sebelum akhirnya meninggal.
Delapan korban lainnya meninggal di lokasi kejadian, termasuk balita berusia empat tahun dan seorang lansia berusia 80 tahun, berasal dari Kecamatan Deliserdang dan Medan Marelan.
AKBP Rina menegaskan, "Seluruh korban meninggal dunia merupakan penumpang Toyota Avanza BK 1657 AB. Sedangkan penumpang kereta api tidak ada korban."
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB ketika minibus yang dikemudikan Abdul Kadir melintas di perlintasan kereta tanpa palang pintu saat kereta api melaju dari arah Rantau Prapat menuju Medan.
Menurut laporan awal, pengemudi tidak menyadari peringatan dan teriakan dari saksi agar tidak melintas, sehingga mobil tersebut tetap melaju dan terjadilah tabrakan yang membuat kendaraan terseret sejauh 300 meter.
"Desi keterangan saksi, mobil tersebut sudah diteriaki oleh saksi agar jangan melintas, namun mobil tetap melaju melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu tersebut," kata AKBP Rina.
Setelah insiden, polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, dan mendata korban di rumah sakit.
Penyidikan lebih lanjut dilakukan untuk menentukan penyebab kecelakaan. Diketahui bahwa mobil berangkat dari Kabupaten Deliserdang untuk menghadiri acara keluarga di Kabupaten Batubara.
"Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, mendata korban di rumah sakit, memeriksa sejumlah saksi, serta mendokumentasikan seluruh rangkaian kejadian," tutup Kapolres.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: