Julia Prastini Minta Maaf Usai Tuduhan KDRT Terhadap Mantan Suami
Julia 'Jule' Prastini meminta maaf setelah tuduhan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilayangkannya terhadap mantan suaminya, Na Daehoon. Permohonan tersebut diungkapkan melalui akun Instagram-nya pada 20 Januari 2026.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Dalam permintaannya, Jule mengakui kesalahan dan berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik, serta menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendukung dan pengkritik.
Permintaan maaf Jule muncul setelah berbagai tuduhan KDRT selama pernikahannya dengan Na Daehoon. Dalam unggahannya di Instagram, Jule mengungkapkan ketidakmampuannya untuk terus menjadi korban perlakuan KDRT.
Dia mengekspresikan ketidakpuasannya dengan berkata, "Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT," yang menunjukkan bahwa tindakan tersebut diambil sebagai respons terhadap perlakuan yang ia alami.
Jule juga berbagi ketakutannya untuk berbicara di depan publik demi menjaga nasib ketiga anaknya. Ia menambahkan, "Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian."
Baca juga: Deddy Mahendra Desta Dukung Tuntutan 17+8 di Tengah Kontroversi
Na Daehoon merespons tuduhan tersebut dengan memberikan keterangan resmi melalui media sosial pada 10 Januari 2026. Dia menolak semua akuasa yang diajukan oleh Jule dan menggambarkannya sebagai 'tak masuk akal'.
Na menegaskan bahwa meskipun ia bukan sosok yang sempurna, ia tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anak-anak atau siapapun. "Tapi, saya tidak pernah sekali pun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak atau siapapun," ujarnya.
Pernyataan ini menambah lapisan kompleksitas situasi, mengingat ketidakpastian yang ada di antara keduanya, yang telah membangun reputasi publik di kalangan penggemar media sosial.
Kasus ini telah menjadi fokus perhatian di media sosial, di mana banyak netizen memberikan tanggapan masing-masing. Beberapa mendukung Jule dan mengutuk KDRT, sementara sebagian lainnya menganggap pernyataan Jule sebagai usaha untuk menarik perhatian.
Jule mengakui bahwa ia menerima beragam komentar, baik positif maupun negatif. Ia mencatat, "Terima kasih atas segala komentar baik maupun buruk yang aku terima. Aku juga menghargai setiap masukan."
Situasi ini berpotensi mempengaruhi karir kedua belah pihak, terutama mengingat bahwa reputasi di industri hiburan sangat tergantung pada citra publik dan keterkaitan dengan para penggemar.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: