BGN Siapkan Rekrutmen 32 Ribu Pegawai Dapur Menjadi ASN pada 2026
Badan Gizi Nasional (BGN) mengumumkan rencana untuk mengangkat 32 ribu pegawai dapur makan bergizi gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 1 Februari 2026.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa proses rekrutmen telah meliputi pendaftaran dan seleksi berbasis komputer.
Dadan Hindayana menjelaskan bahwa BGN telah melalui tahap kedua rekrutmen dengan melakukan seleksi untuk 32 ribu pegawai. Proses ini melibatkan pendaftaran dan tes komputer guna menyeleksi kandidat yang paling sesuai.
Sebanyak 31.250 dari total pegawai akan ditempatkan sebagai kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Angkatan ini diambil dari lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, menegaskan komitmen pemerintah akan peningkatan kualitas gizi di masyarakat.
"31.250 itu khusus, itu adalah seluruh kepala SPPG yang dididik melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia," ungkap Dadan. Ini mencerminkan usaha untuk memperkuat layanan gizi di daerah.
Baca juga: Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online: Komnas HAM temukan Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Selain kepala SPPG, ada beberapa formasi lainnya, termasuk akuntan dan tenaga gizi. Seleksi untuk posisi akuntan akan melibatkan 375 orang, sementara tenaga gizi juga sebanyak 375 orang.
Peserta yang telah lolos seleksi kini berada dalam tahap administrasi lanjutan. Mereka diminta untuk mengisi daftar riwayat hidup serta mengusulkan Nomor Induk PPPK sebagai bagian dari proses pengangkatan.
"Mereka sekarang dalam tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pengusulan Nomor Induk PPPK, sehingga diperkirakan mereka akan menjadi PPPK mulai tanggal 1 Februari 2026," jelas Dadan.
BGN menyiapkan tahapan rekrutmen tambahan untuk memenuhi kebutuhan SDM SPPG di seluruh Indonesia. Dadan menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk melakukan seleksi PPPK tahap ketiga dan keempat," ungkapnya, menunjukkan adanya rencana struktural untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Untuk tahap ketiga dan keempat, BGN berencana membuka seleksi secara umum dengan formasi sekitar 32 ribu orang di setiap tahap. Dadan menekankan pentingnya langkah ini untuk memperkuat operasional SPPG di berbagai daerah.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: