Mengenal Kayu Manis sebagai Solusi Mengatur Gula Darah
Kayu manis telah dikenal tidak hanya sebagai rempah masakan, tetapi juga sebagai penunjang kesehatan. Dengan meningkatnya kasus diabetes, kayu manis muncul sebagai alternatif alami yang menarik untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Penelitian mengungkapkan potensi kayu manis dalam meningkatkan sensitivitas insulin, yang penting bagi pengelolaan kadar gula darah. Berbagai metode konsumsi juga memungkinkan kayu manis dimanfaatkan dalam diet sehari-hari.
Kayu manis adalah rempah yang berasal dari kulit pohon Cinnamomum. Dua jenis utamanya, yaitu Cassia dan Ceylon, memiliki rasa dan aroma yang berbeda.
Di Indonesia, kayu manis sering digunakan dalam berbagai masakan tradisional, mulai dari kue hingga masakan berkuah. Sejarahnya yang panjang dalam pengobatan tradisional juga menunjukkan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang terkandung di dalamnya.
Penelitian menyebutkan bahwa kayu manis dapat meningkatkan sensitivitas insulin, hormon penting dalam pengaturan gula darah. Dengan meningkatkan sensitivitas ini, sel-sel tubuh lebih efektif menyerap glukosa.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Sebuah studi yang dipublikasi dalam Journal of the American College of Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi kayu manis berpengaruh signifikan terhadap pengurangan kadar glukosa darah puasa. Para partisipan yang mengonsumsi ekstrak kayu manis mencatat penurunan gula darah setelah beberapa minggu.
Namun, efek ini bersifat individual dan bisa berbeda tergantung kondisi kesehatan serta gaya hidup masing-masing orang.
Ada banyak cara untuk menambahkan kayu manis dalam diet, seperti menaburkannya di atas oatmeal atau smoothie. Selain itu, kayu manis juga bisa dijadikan teh dengan merebus batangnya dalam air panas.
Meski aman, kayu manis tetap harus dikonsumsi dengan bijak. Mengonsumsi lebih dari 1-2 sendok teh sehari mungkin berisiko, terutama untuk jenis Cassia yang mengandung kumarin, senyawa berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.
Mengganti gula dengan kayu manis dalam resep-resep manis dapat menjadi alternatif baik untuk mengurangi asupan gula sambil tetap mendapatkan rasa yang nikmat.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: