Kekalahan Mengejutkan Juventus: Pelajaran Berharga di Serie A
Juventus mengalami kekalahan yang mengejutkan saat menghadapi Cagliari dalam lanjutan Serie A, menorehkan catatan buruk di dunia sepak bola. Pertandingan ini berlangsung di Unipol Domus pada Minggu (18/1/2026), dan meski mendominasi, Juventus gagal meraih poin.
Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta
Dominasi permainan mereka terlihat jelas dengan penguasaan bola sebesar 78 persen, namun statistik itu ternyata tidak membantu mereka. Cagliari berhasil memanfaatkan peluang dengan baik dan mengamankan tiga poin yang sangat berarti.
Juventus menunjukkan performa yang mengesankan dalam hal penguasaan bola dengan catatan 78 persen selama pertandingan. Mereka juga menciptakan 21 percobaan ke arah gawang, namun hal itu tidak cukup untuk membawa mereka meraih kemenangan.
Cagliari hanya mampu melakukan tiga percobaan, tetapi efektivitas serangan mereka terbukti lebih baik. Meski Juventus mendapatkan 18 sepak pojok, situasi tersebut tidak mengubah hasil akhir, yang menjadi refleksi bahwa statistik tidak selalu mencerminkan kemenangan.
Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat
Kekalahan ini menciptakan sejarah baru di kancah sepakbola Italia, menjadikan Juventus tim pertama yang kalah di Serie A dengan penguasaan bola sebesar 78 persen. Angka ini dicatat oleh Opta, yang mengumpulkan data sejak tahun 2004.
Sejak waktu itu, belum ada tim yang mengalami nasib serupa, menunjukkan bahwa hasil akhir sering kali tidak sesuai dengan dominasi permainan yang ditunjukkan di lapangan.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan pandangannya mengenai hasil mengecewakan ini. Ia mengatakan, "Cagliari pantas menang, karena mereka berjuang untuk setiap bola, bermain bertahan dan mencoba melakukan serangan balik," ketika diwawancarai oleh Sky Sport Italia.
Meski kekalahan ini menghancurkan harapan untuk meraih hasil lebih baik, Juventus tetap berada di posisi keempat klasemen dengan 39 poin dari 21 pertandingan. Namun, posisi mereka kini terancam jika AS Roma mampu meraih poin dalam laga melawan Torino.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: