Cuaca Buruk di Jabodetabek: Hujan dan Angin Kencang Hingga Akhir Januari
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) berpotensi menghadapi hujan lebat bersama petir dan angin kencang hingga 23 Januari 2025.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Kondisi ini disebabkan oleh fenomena atmosfer yang dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 96S dan 97S, berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah tersebut.
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan hujan disebabkan oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 96S dan 97S. Ditambah dengan seruakan dingin dan aktifnya gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin, semua ini menciptakan kondisi yang baik untuk perkembangan awan cumulonimbus.
Keberadaan atmosfer yang lembab di berbagai ketinggian turut memperburuk situasi, meningkatkan kemungkinan terjadinya hujan lebat. Dengan adanya berbagai faktor ini, intensitas hujan diharapkan akan terus meningkat dalam waktu dekat.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
BMKG telah merilis daftar daerah berisiko tinggi untuk hujan lebat dari 17-19 Januari, termasuk Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Selain itu, Kabupaten dan Kota Tangerang serta Kabupaten dan Kota Bogor masuk dalam daftar daerah yang perlu diperhatikan.
Untuk periode 20-23 Januari, perhatian khusus disarankan untuk Kabupaten Kepulauan Seribu dan Kabupaten Bogor yang diharapkan akan mengalami kondisi cuaca yang lebih ekstrem.
BMKG menghimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca cepat yang terjadi. Mengikuti informasi cuaca terkini sangat penting untuk merencanakan aktivitas di luar ruangan.
Kesiapan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko yang mungkin timbul, seperti banjir dan longsor. Penting untuk berhati-hati dalam merencanakan aktivitas luar selama periode ini.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: