Basuki Hadimuljono: Mengutamakan Fokus dengan Ponsel Lawas di Era Digital
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menarik perhatian publik dengan pilihan ponsel lawasnya di tengah gencarnya digitalisasi.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Ponsel Nokia yang dipilihnya menjadi simbol fokus dan efektivitas dalam menjalankan tugas besar pembangunan IKN.
Pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Basuki Hadimuljono berlangsung pada Kamis sore, 15 Januari 2026, di kantor Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
Momentum ini menyoroti interaksi antara teknologi analog dan visi masa depan, diwakili oleh ponsel Nokia yang digunakan oleh Basuki.
Dalam pertemuan itu, Basuki melaporkan perkembangan terbaru proyek IKN dan menyelaraskan arahan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Agenda ini juga berfungsi untuk menetapkan langkah strategis demi mempercepat realisasi proyek IKN.
Pilihan Basuki untuk menggunakan ponsel tanpa fitur media sosial menggambarkan upayanya menjaga fokus di tengah arus informasi yang melimpah.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Dengan ponsel sederhana, ia menciptakan filter terhadap kebisingan yang sering mengganggu efektivitas kerja di proyek-proyek besar.
Ini menjadi pernyataan bahwa kepemimpinan yang efektif bergantung pada kualitas komunikasi dan pelaksanaan, bukan sekadar kemewahan teknologi.
Teddy mengungkapkan, 'Yang saya suka dari beliau, beliau paling konsisten. Handphone-nya dari dulu sama. Panggilannya tetap sama.'
Proyek besar ini meskipun menggunakan teknologi modern, Basuki tetap mengedepankan prinsip kerja yang sederhana dan kontekstual.
Kehadiran ponsel lawasnya di rapat-rapat penting mencerminkan integritas dan komitmennya terhadap kecepatan serta efisiensi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: