Emas Antam Capai Rekor Tertinggi, Menembus Rp 2,6 Juta per Gram
Hari ini, harga emas Antam melambung ke rekor baru dengan nilai mencapai Rp 2.665.000 per gram. Kenaikan ini menarik perhatian para investor dan menciptakan gejolak di pasar emas Indonesia.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Data terbaru menunjukkan bahwa harga emas 24 karat naik signifikan, mendorong diskusi tentang investasi dan strategi di tengah lonjakan permintaan.
Menurut laporan dari situs Logam Mulia Antam, pada Rabu, 14 Januari 2026, harga emas 24 karat mengalami kenaikan sebesar Rp 13.000 per gram. Posisi sebelumnya tercatat di Rp 2.652.000 per gram.
Dalam periode sepekan terakhir, harga emas Antam berkisar antara Rp 2.584.000 hingga Rp 2.665.000 per gram. Sementara dalam sebulan terakhir, oscillasi harga terlihat di rentang Rp 2.464.000 hingga Rp 2.665.000 per gram.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Dengan kenaikan harga tersebut, harga buyback juga mengalami peningkatan meskipun nilainya hanya Rp 10.000 per gram. Harga buyback kini berada di angka Rp 2.513.000 per gram.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%, yang dipotong langsung dari total nilai transaksi.
Rincian harga emas Antam hari ini menunjukkan bahwa harga untuk 0,5 gram adalah Rp 1.382.500, 1 gram seharga Rp 2.665.000, dan 2 gram seharga Rp 5.270.000. Bahkan, harga untuk kilogram, yaitu 1.000 gram, mencapai Rp 2.605.600.000.
Kenaikan harga ini mencerminkan permintaan yang kuat akan emas, yang selalu menjadi alternatif investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: