Prabowo Targetkan Renovasi Besar-besaran Sekolah di Indonesia dalam Waktu Terbatas
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan target ambisius untuk merenovasi 300.000 sekolah di seluruh Indonesia dalam waktu empat tahun mendatang.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Sebagai langkah awal, sebanyak 60.000 sekolah akan direnovasi pada tahun 2026.
Pada hari Selasa, 13 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto meresmikan SMA Taruna Nusantara di Kampus Malang, Jawa Timur, di mana ia menegaskan komitmennya terhadap sektor pendidikan.
Ia mengungkapkan, "Tahun ini saja saya akan renovasi 60.000 sekolah dan seterusnya. Kita punya 300.000 sekolah, saya berharap dalam 4 tahun kita bisa selesaikan semua." Pernyataan ini menunjukkan fokus pemerintah pada perbaikan infrastruktur pendidikan.
Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, karena pendidikan adalah instrumen penting untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
"Pendidikan adalah instrumen pembangunan. Pendidikan adalah instrumen kesejahteraan. Pendidikan adalah instrumen demokrasi," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa pendidikan merupakan alat yang vital untuk mengurangi kemiskinan di Indonesia, dan ia berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas pendidikan demi kesejahteraan masyarakat.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
"Pendidikan dan kesehatan adalah instrumen menghilangkan kemiskinan," ujarnya, menyoroti hubungan penting antara pendidikan, kesehatan, dan tingkat kemiskinan.
Hal ini mencerminkan visi pemerintah untuk memprioritaskan pendidikan sebagai solusi jangka panjang dalam pemberantasan kemiskinan di Tanah Air.
Dengan ini, pemerintah berupaya memperkuat sistem pendidikan yang berkualitas agar dapat menghasilkan generasi yang kompeten dan mandiri.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyebutkan pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai pendorong pembangunan suatu bangsa.
"Pembangunan suatu bangsa terletak kepada kemampuan bangsa itu untuk meraih ilmu pengetahuan dan teknologi. Hanya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi kita dapat mencapai tingkat peradaban yang tinggi," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: