BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 13 JANUARI 2026 • 13:42 WIB

3.642 Warga Desa Tempur Jepara Terjebak Setelah Bencana Longsor

3.642 Warga Desa Tempur Jepara Terjebak Setelah Bencana Longsor3.642 Warga Desa Tempur Jepara Terjebak Setelah Bencana Longsor

Desa Tempur di Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, kini terisolasi setelah terjadi longsor yang memutus akses jalan utama. Sekitar 3.642 warga dari 1.346 kepala keluarga terpaksa menghadapi kondisi sulit akibat bencana ini.

Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR

Sekretaris Desa, Mahfud Aly, menjelaskan bahwa satu-satunya jalur yang tersisa hanya dapat dilalui sepeda motor dalam kondisi berbahaya. Sementara itu, pemadaman listrik juga menambah beban warga yang kini kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dampak Bencana Terhadap Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar

Banjir dan longsor baru-baru ini menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan di Desa Tempur. Menurut laporan, dua tiang listrik roboh dan satu tiang lagi patah di jalur Tempur-Duplak, yang mengakibatkan pemadaman listrik di sejumlah lokasi.

Situasi ini semakin memperburuk kondisi, dengan warga kesulitan mendapatkan akses pada kebutuhan mendesak seperti obat-obatan dan bahan bakar. Stok bahan pokok yang semakin menipis memaksa warga untuk bergantung pada bantuan dari relawan.

Banyak rumah yang mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor, dengan satu unit rumah dilaporkan rusak total. Penanganan cepat terhadap dampak bencana menjadi prioritas, dengan fokus utama pada pembukaan jalur akses dan pembersihan material yang menutupi jalan.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Usaha Penanganan oleh Pemerintah dan BPBD

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, telah menyampaikan bahwa timnya berusaha membuka kembali jalur yang terputus. Tiga unit alat berat direncanakan untuk diterjunkan, meskipun arus Sungai Gelis yang deras menghambat usaha tersebut.

BPBD juga merencanakan alternatif teknis untuk mengalihkan aliran sungai serta pembuatan jalan baru sepanjang 4,5 meter. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah akses kendaraan menuju Desa Tempur.

Sektor pertanian terdampak parah, dengan puluhan hektar sawah yang terbawa banjir dan ratusan hektar lainnya terendam. Proses pendataan kerugian akibat bencana ini terus dilakukan untuk segera mendapatkan solusi.

Koordinasi Untuk Memulihkan Layanan Dasar

Pemerintah Kabupaten Jepara memastikan bahwa stok logistik pangan untuk daerah tersebut aman selama sepuluh hari ke depan. Upaya koordinasi dengan dinas dan instansi lain segera dilakukan untuk memulihkan layanan dasar bagi warga Desa Tempur.

Meski akses jalan masih terputus, relawan berinisiatif mengantarkan logistik ke posko yang membutuhkan. Insiden ini menggambarkan pentingnya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi dampak jangka panjang dari bencana.

Diharapkan dengan usaha yang dilakukan, warga Desa Tempur dapat segera memperoleh akses yang mereka perlukan dan memulihkan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

3.642 Warga Desa Tempur Jepara Terjebak Setelah Bencana Longsor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!