Prabowo Sampaikan Kerja Kuat Kabinet Merah Putih di Banjarbaru
Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya kekompakan dalam Kabinet Merah Putih untuk menjalankan program prioritas pemerintah. Pernyataan ini ia sampaikan saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang
Menanggapi spekulasi perpecahan di kabinetnya, Prabowo menolak klaim tersebut dan menegaskan bahwa kolaborasi antarkementerian telah memberikan hasil signifikan bagi negara.
Dalam acara yang dihadiri oleh pejabat negara dan pendidik, Prabowo menyoroti pentingnya kerja sama antar kementerian. Ia menyatakan, "Saya benar-benar bahagia hari ini. Kementerian-kementerian saya, Kabinet, saya merasakan kompak."
Pernyataan ini melawan anggapan yang berkembang di media sosial mengenai potensi perpecahan dalam kabinetnya. Prabowo menyatakan, "Jangan percaya orang-orang yang terlalu pinter. Yang ngomong di mana? Di sosmed,... tetapi, enggak."
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta
Prabowo mencatat pencapaian swasembada beras yang ditargetkan mampu tercapai pada 31 Desember 2025. Ia menjelaskan, "Kita bisa mengatasi El Nino dan kekeringan berkepanjangan, sehingga kita mampu menghasilkan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia."
Ia juga menekankan bahwa cadangan beras di gudang pemerintah kini berada di titik tertinggi. Ini dianggap Prabowo sebagai bukti kerja keras kabinet dalam mengatasi tantangan.
Di sisi pendidikan, Prabowo memperkenalkan 166 Sekolah Rakyat. Sekolah ini, yang berbasis asrama dan biaya ditanggung oleh pemerintah, ditargetkan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dan miskin.
Presiden menambahkan, "Sasaran kita adalah 500 Sekolah Rakyat sampai tahun 2029 Insyaallah tercapai." Ia juga memberikan ucapan terima kasih kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas dukungannya dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: