Banjir Jakarta Meluas: 10 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam Air
Banjir di Jakarta kembali meluas akibat hujan deras, mengakibatkan 10 rukun tetangga dan 23 ruas jalan terendam. Informasi ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa ketinggian genangan berkisar antara 20 hingga 95 sentimeter. Fenomena ini terjadi pada Senin pagi setelah hujan lebat melanda wilayah ini.
Di Jakarta Selatan, delapan rukun tetangga mengalami banjir dengan ketinggian air yang bervariasi. Di Kelurahan Cilandak Barat, satu RT terendam dengan air mencapai 40 cm akibat hujan lebat.
Sementara itu, di Kelurahan Cipete Utara, tiga RT terendam dengan ketinggian air mencapai 70 cm. Di Kelurahan Duren Tiga, satu RT terendam dengan ketinggian air yang sama dengan Cilandak Barat, yaitu 40 cm.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Puncaknya terjadi di Kelurahan Cilandak Timur dengan tiga RT terendam, di mana ketinggian air mencapai 95 cm yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.
Di Jakarta Utara, banjir juga melanda dua RT di Kelurahan Tanjung Priok, dengan ketinggian air mencapai 20 cm. Kawasan gudang dan permukiman di lokasi ini merupakan yang paling terdampak dari cuaca ekstrem ini.
Meskipun curah hujan tinggi, ketinggian air yang relatif lebih rendah di Jakarta Utara menunjukkan efektivitas sistem drainase dan pembuangan air di daerah tersebut, yang membantu mengurangi dampak banjir.
Sebanyak 23 ruas jalan di Jakarta terendam, mempengaruhi mobilitas masyarakat. Jalan Anggrek, Jalan Rorotan, dan Jalan Pegangsaan Dua adalah contoh ruas jalan yang terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 40 cm hingga 95 cm.
Dampak dari genangan ini menyebabkan kendaraan tidak dapat melintas, sehingga beberapa ruas jalan terpaksa ditutup demi keselamatan pengguna jalan. Jika hujan berlanjut, potensi banjir bisa meluas dan mengancam lebih banyak wilayah.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: