BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 11 JANUARI 2026 • 22:15 WIB

Prabowo Pimpin Rapat Strategis untuk Kembangkan Sektor Chip dan Investasi Industri di Hambalang

Prabowo Pimpin Rapat Strategis untuk Kembangkan Sektor Chip dan Investasi Industri di HambalangPrabowo Pimpin Rapat Strategis untuk Kembangkan Sektor Chip dan Investasi Industri di Hambalang

Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas di kediamannya di Hambalang, Bogor, untuk membahas langkah-langkah penguatan tiga sektor penting. Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah menteri dan berlangsung pada Minggu (11/1/2026).

Baca juga: Mencintai Diri Sendiri: Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Fokus utama dari diskusi ini adalah pengembangan industri garmen, investasi otomotif, dan proyek hilirisasi industri chip di Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa revitalisasi rantai pasokan tekstil dan teknologi semikonduktor menjadi prioritas utama.

Penguatan Industri Tekstil dan Garmen

Dalam agenda rapat, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penguatan industri tekstil dan garmen Indonesia. Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk melakukan revitalisasi rantai pasokan yang ada.

Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor garmen yang sangat penting bagi perekonomian nasional. Selain itu, Presiden juga mendorong peningkatan kualitas produk serta inovasi dalam desain.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor garmen dapat berkontribusi lebih besar dalam pasar global dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan

Investasi dan Pertumbuhan Sektor Otomotif

Rapat itu juga membahas investasi di sektor otomotif yang menjadi perhatian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Prabowo menyampaikan pentingnya hilirisasi yang direncanakan akan dilakukan di enam lokasi baru.

Menurut Teddy, sektor otomotif dan elektronik akan diperkuat melalui investasi di teknologi semikonduktor. Hal ini bertujuan untuk menciptakan industri chip masa depan yang dapat mendukung sektor otomotif, digital, dan elektronik di Indonesia.

Dengan pengembangan ini, diharapkan Indonesia mampu memposisikan diri sebagai pusat produksi dalam industri semikonduktor di Asia Tenggara.

Proyek Hilirisasi dan Infrastruktur Energi

Proyek hilirisasi yang direncanakan diperkirakan membutuhkan investasi sebesar USD6 miliar yang diharapkan dapat dimulai pada awal Februari 2026. Ini merupakan langkah signifikan untuk mendorong pengembangan industri berkelanjutan di Indonesia.

Teddy juga menyampaikan bahwa Prabowo akan meresmikan infrastruktur energi terintegrasi milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Senin, 12 Januari 2026. "Rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan akan dilaksanakan esok hari," jelasnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat infrastruktur energi yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di kawasan tersebut.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prabowo Pimpin Rapat Strategis untuk Kembangkan Sektor Chip dan Investasi Industri di Hambalang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!