BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 11 JANUARI 2026 • 16:25 WIB

Dana Rp100 M untuk Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Jalan DKI Jakarta

Dana Rp100 M untuk Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Jalan DKI JakartaDana Rp100 M untuk Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Jalan DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk membongkar tiang monorel yang terancam mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton Optimal

Dana tersebut juga akan digunakan untuk penataan dan perbaikan jalan serta trotoar di wilayah tersebut.

Rincian Alokasi Anggaran Pemprov DKI

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan anggaran Rp 100 miliar tidak hanya digunakan untuk pembongkaran tiang monorel saja, tetapi juga mencakup penataan jalan, trotoar, dan elemen pendukung lainnya.

Dalam sebuah acara yang berlangsung di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Pramono menekankan pentingnya pengelolaan anggaran untuk perbaikan infrastruktur kota secara keseluruhan. 'Rp 100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar (tiang monorel),' ujarnya, menunjukkan bahwa ini adalah bagian dari rencana besar untuk meningkatkan kualitas Jalan Rasuna Said.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Jadwal Pembongkaran Tiang Monorel

Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta telah menjadwalkan pembongkaran sebanyak 98 tiang monorel yang ada di Jalan HR Rasuna Said mulai Rabu mendatang. Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo, menjelaskan biaya yang dianggarkan juga meliputi penataan jalan dan trotoar.

Dinar Wenny, Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga, mengungkapkan bahwa target pembongkaran diharapkan rampung pada September 2026, dan penataan akan dilakukan untuk mendukung kenyamanan para pejalan kaki.

Fokus Penataan Jalan dan Trotoar

Pembongkaran tiang monorel ditargetkan dapat menciptakan jalan yang lebih ideal untuk kendaraan maupun pejalan kaki. Dinar Wenny juga menambahkan bahwa peningkatan sarana pejalan kaki dan penerangan jalan umum menjadi fokus utama dalam penataan ini.

Heru Suwondo menjelaskan bahwa seluruh biaya proyek akan menggunakan APBD dan akan difokuskan pada aset jalan dan trotoar yang menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dana Rp100 M untuk Pembongkaran Tiang Monorel dan Penataan Jalan DKI Jakarta

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!