Waspada Penyebaran 'Super Flu': Seorang Pasien Meninggal di Bandung
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan sepuluh pasien terinfeksi Influenza A H3N2 subclade K, yang dikenal sebagai 'super flu'. Sayangnya, satu di antaranya dilaporkan meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Kematian pasien tersebut berhubungan dengan riwayat penyakit bawaan yang cukup berat, dan tim medis masih menyelidiki penyebab pasti kematian apakah akibat 'super flu' atau komplikasi penyakit lainnya.
Dari sepuluh kasus yang dikhawatirkan, pasien terdiri dari berbagai rentang usia, termasuk dua bayi berusia 9 bulan dan 1 tahun. Ini menunjukkan bahwa 'super flu' dapat menyerang berbagai kelompok usia.
Meskipun virus ini dapat menyerang siapa saja, dampaknya lebih parah pada pasien dengan kondisi komorbid. Hal ini menjadi catatan penting bagi masyarakat agar lebih waspada.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) di RSHS Bandung tengah melakukan investigasi terkait kematian pasien. Mereka mencari tahu apakah kematian itu benar disebabkan oleh 'super flu' atau faktor lain.
Ketua Pinere, dr Yovita Hartantri menekankan, 'Kalau kita lihat dari data yang ada, itu ada dua yang berat, satu masuk ke ruang high cap dan satu masuk ke ruang intensif.' Ini menunjukkan bahwa beberapa pasien memerlukan perawatan intensif.
Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr Iwan Abdul Rachman menjelaskan bahwa 'super flu' dan influenza musiman memiliki perbedaan signifikan. 'Super flu' dapat lebih berat dan lebih cepat menular, yang menjadi perhatian mendesak bagi masyarakat.
'Yang kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin tentunya kami siap memberikan pelayanan pada siapapun pasien yang membutuhkan layanan tersebut,' kata dr Iwan, menegaskan komitmen rumah sakit dalam menangani kasus ini.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: