BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 09 JANUARI 2026 • 10:48 WIB

Penyitaan Kapal Tanker Minyak Rusia: AS Tindak Tegas Pelanggar Sanksi

Penyitaan Kapal Tanker Minyak Rusia: AS Tindak Tegas Pelanggar SanksiPenyitaan Kapal Tanker Minyak Rusia: AS Tindak Tegas Pelanggar Sanksi

Amerika Serikat baru-baru ini menyita sebuah kapal tanker minyak yang terhubung dengan Rusia di perairan Atlantik Utara. Kapal yang sebelumnya dikenal sebagai Bella-1 ini ditangkap karena diduga melanggar sanksi AS yang melarang pengangkutan minyak ke Venezuela.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan

Penyitaan ini memicu reaksi sengit dari Rusia, yang mengecam tindakan tersebut. Kapal tanker bernama Marinera tersebut dikejar dari lepas pantai Venezuela hingga ke perairan internasional.

Latar Belakang Penyitaan Kapal

Kapal tanker Marinera disita oleh otoritas AS meskipun berada di bawah pengawalan Angkatan Laut Rusia. Menurut laporan AFP dan Anadolu Agency, penyitaan ini dilakukan berdasarkan surat perintah dari pengadilan federal AS.

Komando Eropa AS mengonfirmasi, "Kapal itu disita di Atlantik Utara berdasarkan surat perintah yang dirilis oleh pengadilan federal AS." Tindakan ini adalah bagian dari kerjasama antara Departemen Kehakiman, Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan Departemen Pertahanan AS.

Penyitaan kapal ini mengikuti tren peningkatan tindakan tegas oleh AS terhadap negara-negara yang dianggap melanggar sanksi internasional, khususnya terkait pengangkutan minyak ilegal.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025

Pernyataan dari Pejabat AS

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, menyatakan blokade terhadap minyak Venezuela masih berlaku secara universal. Ia menegaskan, "Blokade terhadap minyak Venezuela yang dikenai sanksi dan ilegal tetap berlaku sepenuhnya -- di mana pun di dunia."

Lebih lanjut, pernyataan dari Pentagon menunjukkan bahwa operasi penyitaan ini adalah bagian dari langkah untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas di Belahan Bumi Barat. Langkah ini juga mencerminkan komitmen AS dalam menegakkan hukum internasional terkait sanksi.

Tindakan AS ini dianggap sebagai upaya untuk menghentikan praktik pengangkutan ilegal yang ditujukan untuk mendukung rezim di Venezuela.

Reaksi Rusia Terhadap Penyitaan

Kementerian Transportasi Rusia segera bereaksi dengan mengkritik tindakan AS yang dianggap melanggar kebebasan navigasi. Pihak Rusia menyatakan, kebebasan navigasi di laut lepas harus dihormati.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menuntut agar AS membebaskan dan mengizinkan pemulangan awak kapal yang merupakan warga negara Rusia. Ini menciptakan ketegangan lebih lanjut dalam hubungan antara kedua negara.

Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menjelaskan bahwa para awak kapal akan dibawa ke AS untuk diadili, agar mereka menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. "Ini adalah kapal armada bayangan Venezuela yang telah mengangkut minyak yang dikenai sanksi," ucapnya.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penyitaan Kapal Tanker Minyak Rusia: AS Tindak Tegas Pelanggar Sanksi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!