BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 16:42 WIB

Operasi Militer AS di Venezuela: Korban Jiwa Mencapai Seratus Orang

Operasi Militer AS di Venezuela: Korban Jiwa Mencapai Seratus OrangOperasi Militer AS di Venezuela: Korban Jiwa Mencapai Seratus Orang

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengungkapkan bahwa serangan militer oleh Amerika Serikat pada 3 Januari lalu menyebabkan sedikitnya 100 nyawa melayang.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Operasi ini dipusatkan pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro, yang juga menimbulkan kerugian besar di kalangan militer dan warga sipil.

Detail Operasi Militer AS dan Korban Jiwa

Dalam serangan yang berlangsung di Caracas, Pemerintah Venezuela melaporkan 24 personel militernya tewas akibat operasi yang melibatkan pengeboman dan penyerbuan oleh pasukan khusus AS.

Diosdado Cabello menyatakan, "Sejauh ini -- dan maksud saya sejauh ini -- ada 100 orang tewas dan jumlah yang sama terluka. Serangan terhadap negara kita sangat mengerikan."

Di antara korban yang jatuh, terdapat lima Laksamana, meski rinciannya tentang proporsi antara korban militer dan sipil belum diungkap.

Insiden ini menciptakan ketegangan serius, baik di dalam negeri maupun di komunitas internasional.

Penangkapan dan Kondisi Presiden Maduro

Selama operasi tersebut, baik Presiden Maduro serta istrinya, Cilia Flores, dilaporkan mengalami luka namun kini berada dalam masa pemulihan.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Media AS menginformasikan bahwa keduanya terlihat baik-baik saja saat sidang perdana di Manhattan, New York, tanggal 5 Januari, meski mereka mengaku tidak bersalah atas tuduhan konspirasi narkoterorisme.

Presiden Maduro menegaskan bahwa tindakan ini merupakan agresi dari pemerintah AS yang mengancam kedaulatan negaranya.

Pernyataan tersebut semakin memperuncing hubungan diplomatik antara Venezuela dan AS.

Reaksi Pejabat AS dan Dampak Internasional

Laporan dari pejabat AS yang dipublikasikan oleh The Washington Post menyebutkan antara 75 hingga 80 orang tewas dalam operasi tersebut, yang terdiri dari tentara Venezuela dan personel keamanan Kuba.

Pemerintah Kuba melaporkan bahwa 32 anggota angkatan bersenjata mereka juga tewas, mengindikasikan adanya keterlibatan internasional dalam mempertahankan Maduro.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Operasi Militer AS di Venezuela: Korban Jiwa Mencapai Seratus Orang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!