Pura-Pura Menjadi Pramugari, Wanita dari Palembang Tertangkap di Bandara
Kasus penyamaran seorang wanita bernama Khairun Nisa sebagai pramugari Batik Air terungkap di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri
Motif di balik aksi tersebut adalah untuk menyenangkan orang tuanya setelah gagal lulus seleksi sebagai pramugari.
Khairun Nisa, yang berasal dari Palembang, melamar untuk menjadi pramugari pada Maret 2025 dengan dukungan biaya dari orang tuanya yang telah mengeluarkan uang hingga puluhan juta.
Meskipun tidak lulus seleksi, ia berinisiatif untuk berpura-pura menjadi pramugari demi membuktikan keberhasilan kepada keluarganya. Ipda Septian, Kasi Humas Polres Bandara Soekarno-Hatta, mengungkapkan, 'Rencananya hanya untuk menyenangkan orang tuanya saja.'
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis
Pada 6 Januari 2026, Nisa terbang dari Palembang ke Jakarta diantar langsung oleh orang tuanya. Dalam keadaan terburu-buru, ia tidak sempat mengganti pakaiannya yang menyerupai seragam pramugari.
Setibanya di pesawat, crew pramugari memperhatikan Nisa dan menanyakan, 'Mbak diklat tahun berapa?' Pertanyaan tersebut menimbulkan kebingungan dan mengarah pada pengungkapan bahwa Nisa bukan pramugari.
Setelah identitas Nisa terkuak, cabin crew melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta. Ia kemudian dibawa ke Polres Bandara Soekarno-Hatta setelah pesawat mendarat.
Menurut Ipda Septian, meskipun terjadi pelanggaran, Nisa tidak ditahan karena tidak terdapat unsur pidana. Hanya pakaian dan barang-barang yang dikenakannya yang diamankan, sementara pihak Batik Air pun memilih untuk tidak menempuh jalur hukum terkait insiden ini.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: