Pengusaha Sushi Tokyo Beli Tuna Raksasa Rp54 Miliar di Lelang Menarik
Seorang pengusaha restoran sushi di Tokyo baru saja membeli seekor tuna sirip biru seberat 243 kg dengan harga mengesankan 510,3 juta yen atau setara Rp 54 miliar.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Pembelian ini memecahkan rekor dan menunjukkan tingginya nilai tuna di pasar, khususnya bagi restoran sushi kelas atas.
Lelang tuna sirip biru di Tokyo menjadi perhatian publik setelah harga jualnya mencapai angka fantastis. Kiyoshi Kimura, pemilik jaringan restoran sushi, mencatat, "Saya kira kami bisa membeli dengan harga sedikit lebih murah, tetapi harganya meroket sebelum Anda menyadarinya."
Tuna yang dibeli Kimura ditangkap di lepas pantai utara Jepang, menjadikannya sangat berharga. Rekor harga 510,3 juta yen yang dicapai mengalahkan pembelian sebelumnya pada tahun 2019 yang seharga 333,6 juta yen untuk tuna seberat 278 kg.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Setelah lelang, tuna tersebut langsung diolah menjadi sushi dan dijual di jaringan restoran Kimura. Setiap gulung sushi dihargai 500 yen, atau sekitar Rp 55 ribu, menawarkan pengalaman rasa yang mewah kepada pelanggan.
Salah satu pelanggan, Minami Sugiyama, yang berusia 19 tahun, menyatakan, "Saya merasa telah memulai tahun ini dengan baik setelah makan sesuatu yang begitu menguntungkan di awal tahun."
Lelang tahun baru ini mencatatkan angka tertinggi dalam sejarah sejak data dikumpulkan pada tahun 1999. Pembeli pada tahun lalu juga telah mengeluarkan 207 juta yen untuk tuna seberat 276 kg, menandakan tren kenaikan yang signifikan.
Perpindahan lokasi lelang dari area Tsukiji tradisional ke fasilitas modern turut berkontribusi terhadap peningkatan minat dan nilai jual tuna di Jepang. Tuna sirip biru kini tak hanya bahan makanan, tetapi juga simbol kemewahan.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: