Doraemon Resmi Mengakhiri Tayangan di RCTI Setelah Bertahan Selama 35 Tahun
Penonton televisi Indonesia kini harus merelakan kehadiran Doraemon di layar kaca. Serial anime legendaris asal Jepang ini dipastikan tidak akan tayang lagi di RCTI mulai awal 2026.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Berdasarkan informasi terbaru, nama Doraemon telah dihapus dari jadwal resmi RCTI+ per akhir Desember 2025, mengakhiri perjalanan panjang salah satu program televisi terpopuler di tanah air.
Berita mengenai berakhirnya tayangan Doraemon di RCTI menjadi topik hangat di media sosial. Akun @IndoPopBase menuliskan, 'Doraemon officially ends its run on RCTI after nearly four decades,' yang menggugah kenangan bagi banyak orang.
Sejumlah warganet mengenang masa-masa ketika menunggu tayangan ini setiap akhir pekan. Namun, hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan tayang kembali di televisi nasional.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Doraemon mulai dikenal penonton Indonesia pada zaman akhir 1980-an dan awal 1990-an, dengan cepat menjadi salah satu acara andalan di RCTI. Tayangan ini menjadi rutinitas yang dinanti oleh keluarga, terutama di jam tayang anak.
Serial ini diadaptasi dari manga karya Fujiko F. Fujio, menggambarkan petualangan Doraemon dengan Nobita Nobi dan teman-temannya. Kisah-kisahnya tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung banyak pesan moral seperti persahabatan dan tanggung jawab.
Meskipun tayangan di televisi nasional telah berakhir, keberadaan Doraemon tetap terjaga. Serial dan film Doraemon dapat diakses melalui berbagai platform digital serta layanan streaming, seiring dengan perubahan perilaku menonton masyarakat.
Keberadaan ini memungkinkan penggemar untuk terus menikmati cerita-cerita Doraemon meskipun tanpa tayangan di layar kaca. Hal ini menunjukkan bahwa karakter ini tetap relevan di era digital yang terus berkembang.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru Menjelang Bursa Transfer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: