Mengapa Lansia Harus Lebih Waspada Terhadap Flu?
Flu memiliki potensi menjadi masalah serius, terutama bagi orang-orang yang sudah lanjut usia. Pada musim flu, lansia menjadi salah satu kelompok yang paling berisiko terkena dampaknya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos
Sistem kekebalan tubuh yang menurun seiring bertambahnya usia membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi, yang dapat berujung pada komplikasi serius bahkan berakibat fatal.
Sistem imun berperan penting dalam melawan berbagai infeksi, termasuk virus flu. Namun, seiring bertambahnya usia, efektivitas sistem imun ini cenderung menurun, menjadikan lansia lebih rentan terhadap infeksi.
Meskipun vaksinasi flu diupayakan setiap tahun, efektivitasnya pada lansia sering kali berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa mereka mungkin tidak merespons vaksin semaksimal individu yang lebih muda.
Baca juga: Google Tanggapi Isu Keamanan Gmail Terkait Phishing
Flu biasa dapat memicu komplikasi serius pada orang tua. Misalnya, infeksi ini dapat menyebabkan pneumonia, infeksi sinus, atau bahkan memperburuk kondisi kesehatan kronis seperti asma dan penyakit jantung.
Sumber dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan bahwa sekitar 70% hingga 85% kematian terkait flu terjadi pada individu yang berusia 65 tahun ke atas.
Untuk mengurangi risiko, sangat dianjurkan bagi lansia untuk mendapatkan vaksin flu setiap tahunnya. Selain vaksinasi, menjaga kebersihan tangan dan menghindari keramaian selama musim flu juga membantu menurunkan peluang terpapar virus.
Apabila terpapar flu, pengobatan yang cepat dan tepat menjadi sangat penting. Berbagai obat antiviral bisa membantu meredakan gejala flu jika diberikan dalam waktu singkat.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: