Akses Menuju Batu Busuk Terputus Total, Ratusan Warga Terancam Terisolasi
Sebanyak 235 kepala keluarga di Batu Busuk, Kelurahan Kapalo Koto, Kota Padang terancam terisolasi akibat terputusnya akses jalan. Banjir yang melanda daerah itu pada Jumat, 2 Januari 2026, disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur sejak malam sebelumnya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Hendri Zulviton, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, menjelaskan bahwa amblesnya badan jalan terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Kerusakan yang terjadi sangat masif, membuat jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Hujan deras yang melanda Kota Padang sejak malam Kamis hingga pagi Jumat menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Data dari BPBD menunjukkan bahwa debit air di sejumlah sungai mengalami peningkatan signifikan, memperburuk situasi di wilayah yang sudah terdampak oleh bencana sebelumnya.
Kondisi ini menegaskan bahwa daerah tersebut sangat rentan terhadap bencana banjir. Sebelumnya, banjir bandang juga telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan di daerah tersebut.
Warga diimbau untuk menjauhi aliran sungai dan segera melakukan evakuasi ke daerah yang lebih aman. Hal ini penting untuk mengurangi risiko korban jiwa akibat potensi bencana yang dapat terjadi.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Putusnya akses jalan tidak hanya mengancam 235 kepala keluarga, tetapi juga membatasi proses pendistribusian bantuan. Jalan yang terputus menuju Batu Busuk adalah satu-satunya akses utama menuju jembatan, sehingga hambatan ini berdampak signifikan terhadap mobilitas warga.
Afriwarman, Lurah Kapalo Koto, menjelaskan bahwa titik ambles terdalam terletak di depan SMPN 44. Ia menyatakan, 'Jalan itu memang tinggal jalan saja lagi akibat tergerus banjir bandang sebelumnya,' yang menunjukkan bahwa infrastruktur di kawasan tersebut sudah dalam kondisi sangat rentan.
Sementara itu, pihak pemerintah kota sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi penanganan darurat. Rencana untuk membuat jalur setapak bagi warga diharapkan dapat segera dilaksanakan untuk memfasilitasi proses evakuasi.
Beberapa warga Batu Busuk sebelumnya telah direlokasi ke hunian sementara (huntara) di Lubuk Buaya akibat dampak banjir bandang. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan warga yang tinggal di lokasi berisiko tinggi.
Tim BPBD berupaya keras untuk memberikan bantuan kepada warga yang terisolasi. Hendri Zulviton menegaskan pentingnya kesigapan tim dalam menanggulangi situasi darurat ini agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Dukungan dari berbagai instansi serta relawan diharapkan dapat segera menyelesaikan masalah ini dan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang terkena dampak.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: