BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 01 JANUARI 2026 • 14:32 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh TamiangPresiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang

Pada hari pertama tahun 2026, Presiden Prabowo mengunjungi Aceh Tamiang untuk memantau pembangunan hunian sementara bagi warga yang terdampak bencana.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan pembangunan, di tengah data mengenai ribuan rumah yang rusak di wilayah tersebut.

Kunjungan dan Peninjauan Lokasi

Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri dan kepala daerah dalam kunjungan kerja ini. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya pembangunan hunian sementara yang diharapkan dapat rampung dalam waktu tiga bulan.

Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, melaporkan bahwa dari 33.000 rumah yang terdampak, lebih dari 8.500 rumah mengalami kerusakan berat, sementara 9.300 rumah mengalami kerusakan sedang.

Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak akan hunian aman bagi masyarakat yang terkena dampak bencana. Pemerintah daerah juga telah menyediakan lahan untuk pembangunan huntara sebagai solusi jangka pendek.

Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer

Persiapan dan Koordinasi

Bupati Armia Fahmi mengungkapkan bahwa mereka telah mempersiapkan lokasi dan meminta 14 perusahaan untuk melepaskan izin hak guna usaha agar lahan dapat digunakan. Ini menjadi langkah awal untuk menanggulangi kerusakan.

Presiden Prabowo dalam pernyataannya mengatakan, "Danantara membuktikan, dalam 8 hari membangun 600 hunian yang menurut saya cukup baik." Ini menunjukkan bahwa proses pembangunan sudah dimulai meskipun masih pada tahap awal.

Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antara kementerian dan pemerintah daerah dalam mempercepat proses pembangunan hunian bagi warga yang terkena musibah.

Kebutuhan dan Tanggapan Terhadap Bencana

Presiden mencatat, total kebutuhan hunian untuk tiga provinsi setelah bencana mencapai 90 ribu rumah yang rusak berat. Selain itu, perbaikan untuk rumah yang rusak sedang dan ringan juga memerlukan perhatian.

“Kebutuhan rumah untuk 3 provinsi adalah 90 ribu, yang rusak berat. Kemudian, yang rusak ringan dan rusak menengah, bagaimana bantuannya,” tambah Presiden dalam pernyataannya.

Melalui pembangunan hunian sementara, Presiden menegaskan bahwa ini adalah contoh nyata dari kehadiran negara dalam penanggulangan bencana, sesuai dengan harapan masyarakat untuk melihat bukti nyata dari bantuan pemerintah.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Presiden Prabowo Tinjau Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!