BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 01 JANUARI 2026 • 11:39 WIB

Prabowo Tinjau Proyek Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Prabowo Tinjau Proyek Pembangunan Hunian di Aceh TamiangPrabowo Tinjau Proyek Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Presiden Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kerja di Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk menilai pembangunan hunian bagi warga yang terdampak bencana. Kunjungan tersebut merupakan langkah pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang

Dalam kesempatan ini, Presiden didampingi oleh sejumlah menteri dan pejabat tinggi, dengan target pembangunan hunian mencapai 600 unit dalam waktu dekat. Fokus utama dari tinjauan ini ialah memastikan progres pembangunan berlanjut sesuai rencana.

Detail Kunjungan Kerja dan Pelaksanaan Pembangunan

Presiden Prabowo Subianto berangkat dari Kabupaten Tapanuli Selatan dan tiba di Aceh Tamiang pada pukul 09.10 WIB. Setibanya di helipad PTPN IV, Presiden menyapa masyarakat yang hadir sebelum melanjutkan perjalanan dengan helikopter TNI AU Caracal.

Dalam rombongan kunjungannya, Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur serta Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung pelaksanaan pembangunan hunian yang sedang berlangsung.

Setelah mendarat di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata, Presiden Prabowo langsung menuju lokasi pembangunan hunian. Peninjauan ini diharapkan bisa memastikan pembangunan berjalan sesuai instruksi presiden.

Baca juga: Sidang Etik Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online: Tindakan Berat di Lingkungan Polri

Target dan Progres Pembangunan Hunian

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa pembangunan hunian oleh BPI Danantara menargetkan sekitar 500 hingga 600 unit. "Ada rumah hunian yang dibuat Danantara instruksi Bapak Presiden, besok kita cek. Seharusnya 500-600 (hunian). Insyaallah jadi, ya besok kita cek," kata Teddy.

Pemerintah berencana membangun total 15.000 unit hunian untuk warga yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Target ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penanganan pascabencana banjir yang melanda daerah tersebut.

Teddy menambahkan bahwa Danantara telah memulai pembangunan 15.000 unit rumah dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dengan 500 unit pertama diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Urgensi dan Implikasi dari Kunjungan ini

Kunjungan Presiden Prabowo ke Aceh Tamiang menggambarkan komitmen pemerintah untuk merespons situasi darurat akibat bencana. Proyek pembangunan hunian diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal layak bagi korban bencana serta mempercepat proses pemulihan.

Pentingnya percepatan dalam penyelesaian hunian untuk korban bencana ditegaskan oleh pemerintah, mengingat kebutuhan mendesak saat ini. Hal ini menjadi fokus utama dalam setiap langkah yang diambil oleh pemerintah sebagai lembaga publik.

Dengan keberadaan hunian yang baru, diharapkan masyarakat korban bencana banjir dapat kembali beraktivitas normal dan proses rehabilitasi wilayah pun dapat berjalan lebih cepat.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Insiden Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prabowo Tinjau Proyek Pembangunan Hunian di Aceh Tamiang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!