BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 29 DESEMBER 2025 • 19:16 WIB

Banjir dan Longsor Terkait Hujan Deras Terjang Sukabumi

Banjir dan Longsor Terkait Hujan Deras Terjang SukabumiBanjir dan Longsor Terkait Hujan Deras Terjang Sukabumi

Hujan deras yang mengguyur Sukabumi pada akhir pekan lalu mengakibatkan terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di sejumlah wilayah. Akses transportasi terputus hingga beberapa kampung terisolasi dan rumah-rumah warga terkena dampak parah.

Baca juga: Pemecatan Anggota Polri Terkait Kematian Ojol: Kompol Cosmas Dinyatakan Melanggar Etika

Banjir bandang yang terjadi di Kampung Karikil dan longsor di beberapa lokasi lainnya menambah kesulitan bagi warga setempat. Pemerintah dan petugas terkait masih berupaya menangani situasi ini dengan evakuasi dan pembersihan material longsor.

Banjir dan Longsor di Kecamatan Nyalindung

Kampung Karikil di Desa Bojongsari, Kabupaten Sukabumi, mengalami banjir bandang yang mengakibatkan jembatan terhanyut dan mengisolasi kampung tersebut. Ebol, petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), menyatakan bahwa hujan dengan intensitas tinggi berdampak pada hampir seluruh desa di Kecamatan Nyalindung.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebuah jembatan terbawa derasnya arus banjir, sehingga akses keluar-masuk kampung terputus. "Betul, di wilayah Kecamatan Nyalindung tepatnya di Kampung Karikil ada jembatan yang terbawa banjir bandang sehingga satu kampung terisolasi," ujarnya.

Selain masalah jembatan, bencana longsor juga melanda wilayah yang sama, dengan beberapa rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Warga yang terdampak telah dievakuasi ke Majelis Taklim Al-Istiqomah sebagai langkah untuk menjaga keselamatan mereka.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap, Polda Metro Jaya Tegaskan Dugaan Penghasutan Anarkistis

Kerusakan di Kota Sukabumi

Di Kota Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat bahwa sedikitnya 13 rumah mengalami kerusakan akibat banjir. Beberapa kerusakan yang dilaporkan mencakup atap ambruk, plafon roboh, dan tembok jebol di sejumlah lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph Sabaruddin, menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi di Kecamatan Lembursitu dan Cikole. "Dari hasil pendataan sementara, total ada 13 unit rumah yang terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan," katanya.

Banjir juga dilaporkan terjadi di Jalan Kapitan RT 01/RW 03 di Kecamatan Lembursitu, dengan dua unit rumah terkena dampak. Meskipun air di lokasi tersebut telah surut pada Minggu malam, dampak yang ditinggalkan cukup signifikan.

Penanganan dan Dampak Longsor

Sementara itu, akses jalan provinsi Sukabumi-Sagaranten terhambat longsor di Kecamatan Nyalindung akibat hujan deras, menutup badan jalan dengan material tanah dan lumpur. Ahmad, petugas P2BK, mengungkapkan bahwa proses pembersihan sedang dilakukan secara manual oleh petugas gabungan dan warga.

Camat Nyalindung, Antono, menjelaskan bahwa tertutupnya akses akibat longsor berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. "Jalan ini merupakan jalur utama penghubung antarwilayah, dengan tertutupnya akses, aktivitas ekonomi warga turut terganggu," ungkapnya.

Jembatan Cidage yang menghubungkan Desa Sukamaju dan Desa Wangunreja juga mengalami kerusakan parah, menghentikan total akses transportasi di kedua desa tersebut. Petugas masih berjaga di lokasi dan menunggu alat berat untuk memulihkan akses jalan yang terputus.

Baca juga: Kericuhan Memanas di Bandung: Penjelasan Terkait Insiden Gas Air Mata

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir dan Longsor Terkait Hujan Deras Terjang Sukabumi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!