Tragedi Kebakaran Panti Jompo Werdha Damai di Manado Tewaskan 16 Lansia
Kebakaran mengerikan melanda Panti Werdha Damai di Kota Manado, Sulawesi Utara pada Minggu malam, menewaskan 16 orang lanjut usia.
Baca juga: Adrian Wibowo: Sejarah Pemain Indonesia-Amerika di Major League Soccer
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 Wita dan cepat memicu panik di kalangan warga yang berusaha menolong penghuni panti.
Kebakaran di Panti Werdha Damai mengejutkan warga setempat yang mendengar suara ledakan sebelum api mulai berkobar. Menurut saksi, api mulai berkobar sekitar pukul 20.00 Wita dan cepat menyebar ke seluruh area panti.
Seorang saksi, Steven Mokodompit, tiba di lokasi dengan api sudah menyala dan segera berusaha berkoordinasi dengan warga lainnya untuk menyelamatkan para penghuni panti yang terjebak.
Baca juga: Pemeriksaan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Steven dan beberapa warga berhasil menyelamatkan enam orang melalui pintu belakang. Namun, satu dari enam orang yang diselamatkan dinyatakan meninggal karena kehabisan oksigen.
Steven menjelaskan, 'Kami berusaha evakuasi yang masih bisa diselamatkan di bagian belakang.' Proses evakuasi berlangsung sangat dramatis, di mana warga memanfaatkan meja dan tangga untuk membantu korban keluar.
Sementara teriakan minta tolong dari dalam panti semakin meningkatkan ketegangan saat evakuasi berlangsung. Steven mencatat adanya ledakan yang berasal dari bagian dapur panti, yang menambah risiko selama proses penyelamatan.
Dia mengungkapkan, 'Saat evakuasi ada bunyi ledakan di bagian dapur. Selain itu ada yang berteriak minta tolong kemungkinan kepanasan atau asap.' Situasi ini menggambarkan betapa mengerikannya keadaan di dalam panti ketika kebakaran terjadi.
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: