Penemuan Terbaru: Piramida Kuno Ditemukan di Proyek Jalan Raya Meksiko
Sebuah piramida kuno ditemukan secara tidak sengaja di tengah proyek pembangunan jalan di Meksiko, mengejutkan banyak pihak.
Baca juga: Penangkapan Direktur Lokataru Peroleh Sorotan Tajam dari Komnas HAM dan DPR
Penemuan ini juga mengungkap artefak-artefak bersejarah yang memberikan wawasan lebih dalam tentang peradaban di wilayah tersebut.
Piramida kuno tersebut ditemukan pada Juni 2024 saat pembangunan jalur ketiga di jalan raya federal di Hidalgo, Meksiko timur-tengah.
Para arkeolog dari National Institute of Anthropology and History (INAH) kemudian melakukan penyelidikan mendalam setelah penemuan ini dilaporkan.
Survei area menggunakan pesawat nirawak dilakukan, mengumpulkan 155 sampel, termasuk potongan keramik, peralatan batu, dan cangkang hewan.
Artefak yang ditemukan saat ini sedang dianalisis di laboratorium untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Otoritas arkeologi telah menyetujui pembangunan tembok besar di sekeliling piramida tersebut, yang berukuran panjang 43 meter dan tinggi 11,7 meter.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Analisis menunjukkan bahwa piramida ini adalah bagian dari pemukiman pra-Hispanik yang dikenal sebagai San Miguel.
Dari penelitian yang dilakukan, piramida ini dianggap berasal dari periode Epiklasik (650-950 M) dan periode Pascaklasik Akhir (1350-1519 M).
Wilayah ini pernah berada di bawah kekuasaan Metzca, yang meninggalkan jejak multietnis hingga abad ke-16 M, menurut INAH.
Teknologi LiDAR (Light Detection and Ranging) memiliki peran penting dalam mengungkap banyak penemuan baru di kawasan ini.
Teknologi ini menggunakan sinar laser untuk mendeteksi bentuk dan karakteristik objek yang terhalang oleh vegetasi atau tanah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: