BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 13:20 WIB

Tren Baru: Mayoritas Pemuda Indonesia Pilih Menjomblo, Hanya 27 Persen yang Menikah

Tren Baru: Mayoritas Pemuda Indonesia Pilih Menjomblo, Hanya 27 Persen yang MenikahTren Baru: Mayoritas Pemuda Indonesia Pilih Menjomblo, Hanya 27 Persen yang Menikah

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 71,04 persen pemuda Indonesia berusia 16 hingga 30 tahun masih lajang. Hanya satu dari empat pemuda yang telah memasuki jenjang pernikahan di tahun 2025.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Fritz

Perubahan signifikan ini menciptakan perhatian di kalangan masyarakat, menunjukkan bahwa keputusan untuk menikah semakin berkurang di antara generasi muda. Tren ini mencerminkan pergeseran dalam nilai dan prioritas hidup mereka.

Komposisi Status Perkawinan Pemuda Indonesia 2025

Data dari BPS tahun 2025 mengungkapkan bahwa sebanyak 71,04 persen pemuda berstatus belum menikah, sedangkan 27,92 persen telah menikah dan 1,04 persen mengalami perceraian. Angka ini menunjukkan dominasi pemuda lajang dalam populasi muda Indonesia.

Persentase pemuda yang telah menikah saat ini menunjukkan penurunan drastis dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, yang meminta perhatian dari berbagai pihak. Perubahan ini tentunya memiliki dampak yang luas, terutama dalam konteks sosial dan ekonomi.

Dengan situasi ini, banyak yang mempertanyakan implikasi dari rendahnya angka pernikahan ini. Mengapa banyak pemuda memilih untuk lajang terlihat menjadi isu yang lebih besar dan kompleks.

Baca juga: Lee Min-sung Ajak Timnas Korea Selatan U-23 Siap Bersaing di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Tren Menurun: Pemuda Menikah Terus Berkurang Selama 10 Tahun

Selama dekade terakhir, terdapat penurunan yang cukup tajam dalam angka pemuda yang memilih untuk menikah. Dari angka 40,46 persen pada tahun 2016, kini angka tersebut menyusut hingga 27,92 persen di tahun 2025.

Perubahan ini menunjukkan bahwa lebih dari 12 persen pemuda tidak lagi melihat pernikahan sebagai langkah penting dalam hidup mereka. Sebaliknya, jumlah mereka yang memilih untuk tetap lajang melonjak, meningkatkan secara signifikan dari 58,10 persen pada tahun 2016.

Fenomena ini bisa jadi mencerminkan perubahan pola pikir serta ekspektasi yang lebih besar di kalangan generasi muda, di mana menikah bukan lagi menjadi prioritas utama.

Cerminan Perubahan Prioritas Generasi Muda

Faktor pendidikan yang lebih panjang dan peningkatan fokus terhadap karier menjadi salah satu alasan utama mengapa pemuda menunda pernikahan. Banyak dari mereka lebih memilih untuk mengejar stabilitas finansial sebelum akhirnya mengikat janji suci.

Kesiapan mental juga berperan penting di dalam keputusan tersebut. Banyak pemuda kini berusaha untuk menetapkan diri mereka secara pribadi sebelum mengambil langkah besar seperti pernikahan.

Tren ini mengindikasikan bahwa cara pandang generasi muda terhadap kehidupan dewasa telah mengalami pergeseran, di mana status pernikahan bukan satu-satunya ukuran dari keberhasilan dan kebahagiaan.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Tren Baru: Mayoritas Pemuda Indonesia Pilih Menjomblo, Hanya 27 Persen yang Menikah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!