Waspada Metode GhostPairing untuk Pembajakan Akun WhatsApp
Pengguna WhatsApp kini harus lebih waspada setelah terungkapnya metode baru bernama GhostPairing, yang digunakan oleh peretas untuk membajak akun tanpa memerlukan kode OTP.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Metode ini memanfaatkan fitur Perangkat Tertaut yang memungkinkan akses ke chat dan foto tanpa terdeteksi oleh pemilik akun.
GhostPairing adalah teknik yang ditemukan oleh perusahaan keamanan siber Gen Digital dan digambarkan sebagai modus baru dalam pembajakan akun WhatsApp.
Metode ini bekerja dengan mengirim pesan jebakan yang mengandung tautan palsu, yang mengarahkan korban untuk memasukkan nomor ponsel serta kode pairing mereka.
Dengan cara ini, peretas berpotensi mengakses riwayat chat, foto, dan bahkan mengirim pesan atas nama korban setelah mendapatkan akses yang dibutuhkan.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Serangan GhostPairing dimulai dengan pesan yang tampaknya berasal dari kontak yang dikenal korban, menyertakan tautan menuju halaman Facebook palsu.
Setelah tautan tersebut diklik, korban diminta untuk melakukan 'verifikasi' dengan memasukkan nomor ponsel mereka, yang sebenarnya akan digunakan oleh peretas untuk mendapatkan akses ke akun WhatsApp.
Ketika nomor ponsel tersebut dimasukkan, kode pairing yang seharusnya untuk menghubungkan perangkat baru justru jatuh ke tangan peretas, memberikan mereka kendali total atas akun korban.
Untuk menghindari terjadinya pembajakan melalui metode GhostPairing, pengguna disarankan untuk rutin memeriksa perangkat yang tertaut di akun WhatsApp mereka.
Mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah sangat dianjurkan, sebagai langkah tambahan untuk melindungi akun dari ancaman pembajakan.
Pengguna juga harus berhati-hati dan menghindari mengklik tautan yang tidak dikenal, meskipun tautan tersebut dikirim oleh orang yang dikenal, serta selalu memastikan pesan yang diterima berasal dari sumber yang terpercaya.
Baca juga: Staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba, Meninggal Dunia Akibat Penembakan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: