Dokumen Terbaru Mengungkap Keterlibatan Tokoh-Tokoh Terkenal dalam Kasus Epstein
Kementerian Kehakiman Amerika Serikat telah merilis dokumen terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein, yang menyentuh berbagai aspek perdagangan seksual yang melibatkan nama-nama terkenal.
Baca juga: Apple Siapkan Peluncuran iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Namun, peluncuran tersebut menuai kritik karena dianggap menyensor informasi penting mengenai kasus yang telah berlangsung lama ini.
Dokumen terbaru menegaskan bahwa FBI telah menerima laporan mengenai kejahatan Epstein sejak tahun 1996 tanpa melakukan tindakan yang diperlukan.
Salah satu korban, Maria Farmer, melaporkan pelecehan seksual kepada FBI pada September 1996, namun tidak ada langkah investigasi yang diambil.
Dalam pernyataannya, Farmer mengungkapkan, "Saya ingin semua orang tahu saya meneteskan air mata bahagia untuk diri saya sendiri, juga air mata kesedihan untuk semua korban lain yang diabaikan oleh FBI," sebagaimana dilaporkan oleh Al Jazeera.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Dokumen ini juga mencakup transkrip persidangan termasuk kesaksian dari agen FBI yang menyoroti pengalaman menyakitkan beberapa gadis muda akibat eksploitasi Epstein.
Salah satu korban menyatakan bahwa dia terlibat sebagai pekerja pijat seksual di usia 16 tahun, dengan kisaran bayaran yang dijanjikan.
"Untuk setiap wanita yang saya ajak kencan, dia akan memberi saya $200," kata nama perempuan tersebut, yang menekankan betapa rentannya posisi mereka.
Dokumen juga memuat foto-foto yang disita dari berbagai penggeledahan di rumah Epstein, menunjukkan interaksi dengan sejumlah tokoh terkenal.
Foto-foto tersebut mencakup Mick Jagger, Michael Jackson, dan Bill Clinton yang terlihat berpose dalam satu frame.
Salah satu foto menunjukkan Jagger duduk di antara Epstein dan Clinton, dengan Michael Jackson berdiri di samping Clinton, serta beberapa figur lainnya seperti Kevin Spacey dan Chris Tucker.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: