BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 21 DESEMBER 2025 • 20:40 WIB

Kolesterol Tinggi: Risiko Tersembunyi yang Mengintai Mereka yang Bertubuh Ramping

Kolesterol Tinggi: Risiko Tersembunyi yang Mengintai Mereka yang Bertubuh RampingKolesterol Tinggi: Risiko Tersembunyi yang Mengintai Mereka yang Bertubuh Ramping

Mitos kesehatan sering mengaitkan tubuh kurus sebagai tanda bebas dari risiko kolesterol tinggi dan penyakit jantung. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa individu dengan tubuh ramping dapat memiliki kadar kolesterol yang berbahaya, tidak terlihat hingga bertahun-tahun.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tersendat di Kualifikasi Piala Asia, Berakhir Imbang Melawan Laos

Para ahli dari Times of India menyebutkan bahwa faktor genetik dan riwayat keluarga memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar kolesterol, lebih besar dibandingkan pengaruh berat badan. Hal ini mengedepankan pemahaman baru bahwa pola makan sehat pun belum tentu menjamin kesehatan kolesterol.

Mengapa Orang Kurus Bisa Mengalami Kolesterol Tinggi?

Kolesterol dalam tubuh biasanya dihasilkan oleh hati, namun juga bisa berasal dari makanan yang dikonsumsi. Pada mereka yang bertubuh kurus dan memiliki kadar kolesterol tinggi, masalah ini umumnya terkait dengan faktor genetik yang membuat hati memproduksi LDL (Low Density Lipoprotein) dalam jumlah berlebihan.

Menariknya, meskipun menjaga pola makan dan berolahraga, individu tersebut terkadang tetap memiliki kadar kolesterol yang berisiko. Penelitian oleh Z. Vaezi dan Global Lipids Genetics Consortium mencatat bahwa kondisi ini bisa menyebabkan plak terbentuk di arteri lebih awal, membuat arteri lebih cepat 'menua'.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Kondisi Genetik Pemicu Kolesterol Tinggi

Salah satu kondisi genetik yang sering menjadi penyebab kolesterol tinggi adalah Hiperkolesterolemia Familial (FH). Penelitian oleh C. Pirazzi menunjukkan bahwa mutasi genetik ini menjadi faktor utama untuk penyakit jantung prematur pada orang yang tampak sehat secara fisik.

FH dapat mempengaruhi sekitar 1 dari 200 hingga 250 orang di dunia. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan gen seperti LDLR, APOB, atau PCSK9, yang menghambat kemampuan tubuh untuk membersihkan LDL dari darah.

Pentingnya Skrining Keluarga untuk Mendeteksi Risiko Kolesterol

American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa kolesterol tinggi sering kali merupakan 'penyakit keluarga'. Jika dalam keluarga terdapat sejarah serangan jantung dini, sangat disarankan untuk melakukan tes skrining agar seluruh anggota keluarga bisa memantau kesehatannya.

Tes yang direkomendasikan antara lain Panel Lipid Puasa, yang bermanfaat untuk mengukur kadar kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Selain itu, tes genetik untuk FH sangat krusial, terutama bagi mereka yang memiliki kadar LDL tinggi dan riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kolesterol Tinggi: Risiko Tersembunyi yang Mengintai Mereka yang Bertubuh Ramping

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!