Hernia pada Anak, Kenali Gejala dan Penanganannya
Hernia, meski umum dikenal sebagai masalah pada orang dewasa, ternyata bisa juga terjadi di kalangan anak-anak, termasuk bayi baru lahir.
Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi Kerja Dari Rumah untuk ASN
Dokter spesialis bedah anak dari RS Pondok Indah, Karmile, menyatakan bahwa operasi hernia adalah salah satu tindakan yang paling sering dilakukan pada pasien anak.
Hernia secara medis diartikan sebagai kondisi di mana sebuah organ atau jaringan keluar dari rongga asalnya akibat kelemahan dinding tubuh.
Jenis hernia yang umum dijumpai pada anak adalah hernia inguinal dan hernia umbilikal. Hernia inguinal muncul di area selangkangan, sedangkan hernia umbilikal berlokasi di kawasan pusar.
Faktor genetik berkontribusi dalam proses terbentuknya hernia pada anak. Jika salah satu orang tua pernah menderita hernia, peluang anak untuk mengalaminya juga meningkat.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Gejala hernia dapat bervariasi, mulai dari yang ringan hingga berat, tergantung apakah ada penjepitan organ. Benjolan di lipatan paha atau daerah pusar adalah indikasi umum yang perlu diwaspadai.
Karmile menjelaskan bahwa penanda awal hernia sering kali sulit dikenali karena benjolan dapat muncul dan menghilang. Jika orang tua menemukan benjolan yang tidak ada saat pemeriksaan, ini sebaiknya tetap diperhatikan.
Diagnosis hernia melibatkan tahap-tahap seperti meninjau riwayat keluarga, melakukan pemeriksaan fisik, serta mendukungnya dengan pemeriksaan seperti ultrasonografi.
Deteksi dini hernia sangat penting untuk memastikan penanganan yang sesuai. Tanpa pengobatan, hernia dapat berkembang dan mengakibatkan komplikasi serius.
Karmile menekankan bahwa konsultasi dengan tenaga medis secepatnya sangat diperlukan jika orang tua mendapati benjolan abnormal pada anak. Penanganan cepat dapat membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.
Dengan memahami lebih dalam terkait hernia, orang tua diharapkan dapat lebih waspada terhadap kesehatan anak dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang strategis.
Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: