Jumlah Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Meningkat
Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah meningkat drastis.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Saat ini, total korban tewas mencapai 1.059 jiwa, dengan 192 orang masih dinyatakan hilang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan perkembangan terbaru mengenai korban.
"Per hari ini ditemukan tambahan 6 jasad. Di Aceh Utara 2 jiwa dan di Sumatera Utara, Tapanuli Tengah, 4 jiwa," ujarnya dalam jumpa pers.
Data dari BNPB menunjukkan distribusi korban jiwa dari ketiga provinsi: Aceh mengalami 451 kematian, Sumatera Utara 364, dan Sumatera Barat 244 jiwa.
Bencana ini diduga disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Jumlah pengungsi akibat bencana ini kini tercatat sebanyak 577.600 jiwa, mengalami penurunan dari sebelumnya.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Ukir Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Abdul Muhari menambahkan, "Jumlah pengungsi mengalami penurunan sebanyak 28.440 jiwa dari 606.040 orang."
Sementara itu, angka korban yang masih hilang di tiga provinsi mencapai 192 orang.
Rincian hilangnya korban di Sumatera Utara menunjukkan 41 hilang di Kecamatan Sukabangun dan Aloban Bair, serta 30 orang hilang di Desa Garoga, Batang Toru.
BNPB masih melanjutkan upaya pencarian terhadap korban yang hilang di lokasi bencana.
Daerah di Sumatera Barat dan Aceh menjadi fokus utama pencarian, seperti Kabupaten Agam di Sumatera Barat dengan 55 orang hilang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: