BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 15 DESEMBER 2025 • 19:16 WIB

Hibah Lahan 20.000 Hektare untuk Perlindungan Gajah di Aceh

Hibah Lahan 20.000 Hektare untuk Perlindungan Gajah di AcehHibah Lahan 20.000 Hektare untuk Perlindungan Gajah di Aceh

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini memberikan hibah lahan seluas 20.000 hektare di Aceh yang dikelola melalui PT Tusam Hutani Lestari demi perlindungan gajah.

Baca juga: Kunto Aji Serukan Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kesadaran Masyarakat

Hibah ini merupakan tindak lanjut terhadap permintaan World Wide Fund for Nature (WWF) dan bertujuan untuk menciptakan koridor gajah yang lebih aman.

Proses Penyerahan Lahan dan Kerja Sama dengan WWF

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengkonfirmasi bahwa penyerahan lahan untuk koridor gajah telah dilakukan oleh Presiden Prabowo. "Seluruh konsesi PBPH-nya diserahkan untuk membuat koridor gajah yang sekarang sudah berdiri bersama dengan WWF, kami kerja erat," ungkapnya.

Permintaan awal dari WWF meminta lahan seluas 10.000 hektare, namun Prabowo memutuskan untuk memberikan dua kali lipat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam hal konservasi satwa liar di Indonesia.

Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, menambahkan bahwa rencana hibah ini pertama kali dibahas pada Desember 2024, di mana Prabowo menyatakan, "Pak Prabowo bilang tidak 10.000 hektare. Pak Prabowo kemudian menyumbangkan lahan beliau sebesar 20.000 hektare untuk konservasi gajah yang nanti akan dikelola oleh WWF."

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo di Jakarta

Kunjungan dan Pengawasan Lahan oleh Menteri Kehutanan

Raja Juli melakukan tinjauan langsung ke lokasi lahan yang dihibahkan untuk memastikan pengembangan koridor ekologis berjalan baik. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi pejabat dari Gubernur Aceh dan Direktorat Jenderal Konservasi.

"Tadi sudah ada roadmap menjelang April yang akan diselesaikan. Menjelang April nanti WWF dan Dirjen konservasi, KSDAE akan terus berkoordinasi untuk memastikan niat baik pak presiden kita ini akan terimplementasikan dengan baik," jelas Raja Juli.

Ia berharap bahwa kerjasama ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Didampingi oleh Pj Gubernur Aceh, ia menyatakan yakin bahwa langkah ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dampak Lingkungan dan Sosial dari Hibah Lahan

Hibah lahan seluas 20.000 hektare diharapkan dapat melindungi populasi gajah di Aceh secara signifikan. Ini juga bertujuan untuk mengurangi konflik antara gajah liar dan masyarakat lokal.

Langkah ini mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target konservasi yang lebih luas. Selain itu, hal ini sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara lingkungan dan kebutuhan masyarakat.

Pengelolaan yang baik terhadap hutan ini diharapkan akan menyuplai manfaat ekonomi bagi masyarakat, melalui potensi ekowisata dan penyediaan sumber daya alam yang lebih bertanggung jawab.

Baca juga: Mengubah Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy Dengan Beberapa Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Hibah Lahan 20.000 Hektare untuk Perlindungan Gajah di Aceh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!