Ekspansi Garuda Yamato Steel Buka 800 Lowongan Kerja
PT Garuda Yamato Steel (GYS) di Cikarang, Bekasi, telah mengumumkan rencana ekspansi besar-besaran yang akan membuka 800 lowongan kerja baru. Ini menjadi langkah strategis dalam mendukung proyek infrastruktur pemerintah dengan meningkatkan kapasitas produksi baja struktural.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuan Istimewa di DPR
Transformasi fasilitas ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 400.000 ton per tahun menjadi 540.000 ton per tahun untuk berbagai produk baja seperti IWF, Siku, U-Channel, dan Sheetpile.
GYS akan berinvestasi besar dalam transformasi fasilitas produksinya di Cikarang dengan bekerja sama bersama SMS Group. Transformasi ini diharapkan dapat memenuhi permintaan yang terus meningkat akan baja struktural.
Dengan upaya ini, GYS tidak hanya akan meningkatkan kapasitas, tetapi juga akan memperkuat posisinya di pasar baja struktural Indonesia. Keberlanjutan dalam peningkatan peralatan produksi menjadi salah satu fokus utama dalam rencana ini.
Baca juga: Presiden Prabowo Temui Pimpinan Serikat Pekerja Bahas Aksi Demonstrasi dan RUU
Ekspansi yang direncanakan juga akan melibatkan integrasi fasilitas hulu dan hilir yang dimiliki oleh GYS. Langkah ini dianggap penting guna menjamin efisiensi operasional dan stabilitas suplai di pasar baja.
Dengan kapasitas produksi yang meningkat, GYS siap untuk memperkuat perannya sebagai salah satu pemain kunci dalam industri ini. Posisi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perusahaan secara keseluruhan.
Proyek di Cikarang dijadwalkan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian operasional pada akhir 2027. GYS berkomitmen menerapkan standar keselamatan tertinggi selama proses ini.
Tony Taniwan, Presiden Direktur GYS, menekankan bahwa transformasi ini bertujuan menciptakan nilai tambah bagi industri. Ini memungkinkan perusahaan untuk memperluas varian produk dan menjangkau segmen pasar baru.
Baca juga: Penyelidikan Kasus Penjarahan di Rumah Eko Patrio Berlanjut
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: