Benyamin Davnie Terangkan Tumpukan Sampah di Ciputat
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan penyebab tumpukan sampah setinggi dua meter yang menghalangi jalur di Jalan Otista Raya, Ciputat. Tumpukan ini terjadi akibat perbaikan di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang.
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Komitmen Terhadap Transparansi Anggaran
Ia menjelaskan bahwa perbaikan mencakup penataan dan pengurangan kadar air dalam timbunan sampah, yang berpengaruh pada pengangkutan sampah. Benyamin menargetkan penyelesaian perbaikan tersebut pada akhir bulan Desember.
Di sekitar Pasar Cimanggis, Ciputat, tumpukan sampah tampak mencolok dan mengganggu pemandangan. Aroma tidak sedap yang menyebar juga menjadi masalah bagi warga yang melintas di kawasan tersebut.
Meski kondisi sudah sangat buruk, masih banyak warga yang membuang sampah di lokasi yang telah mengalami penumpukan. Ini menunjukkan kurangnya fasilitas memadai untuk pembuangan sampah dan ketidaknyamanan bagi masyarakat.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Melanjutkan Perjalanan ke China Usai Kerusuhan
Wali Kota Benyamin menegaskan bahwa TPA Cipeucang memiliki kapasitas terbatas untuk jangka pendek. Ia menyatakan, "Masih bisa menampung sampah dari Tangsel, tapi itu tidak bisa berlangsung lama hanya untuk beberapa mungkin sebulan dua bulan ini."
Isu daya tampung menjadi perhatian serius mengingat pertumbuhan jumlah sampah yang dihasilkan dari populasi yang semakin meningkat di Tangerang Selatan.
Benyamin Davnie mengemukakan bahwa solusi jangka panjang mencakup pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Ia melaporkan bahwa proses lelang internasional untuk proyek tersebut sudah dilaksanakan dan pemenang lelang telah ditetapkan.
Kerja sama juga akan dilakukan dengan daerah tetangga, seperti Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang, untuk menciptakan saluran pembuangan sampah yang lebih efektif di masa depan.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung Berujung Penembakan Gas Air Mata oleh Pengamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: