Liverpool Kalahkan Inter Milan di Liga Champions Dengan Penalti Szoboszlai
Liverpool berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Inter Milan dalam lanjutan matchday keenam Liga Champions 2025-2026 di Stadion San Siro, Milan.
Baca juga: Kasus Tragis Anggota Brimob Terkait Pengemudi Ojek Online Masuki Jalur Pidana
Gol tunggal yang dicetak oleh Dominik Szoboszlai melalui penalti pada menit ke-88 memastikan tim asuhan Arne Slot mengumpulkan tiga poin berharga di laga tandang ini.
Kemenangan ini membuat Liverpool naik ke peringkat kedelapan dengan total 12 poin, memperpanjang rentetan tak terkalahkan menjadi empat laga.
Sebelum pertandingan ini, performa Inter Milan menunjukkan hasil positif, yang menjadikan kemenangan ini semakin berharga bagi Liverpool.
Pelatih Arne Slot menekankan pentingnya target untuk menyelesaikan musim di delapan besar, mengatakan, 'Kami tertinggal tiga poin di belakang Inter dan jika Anda ingin finis di delapan besar, 15 poin adalah target minimum.'
Baca juga: Finfluencer: Solusi Modern untuk Memperbaiki Keadaan Finansial
Pelatih Slot menjelaskan efektivitas lini tengah yang berkontribusi baik dalam pertahanan maupun serangan, mengungkapkan, 'Lini tengah selalu banyak membantu pertahanan, tetapi para pemain juga menunjukkan komitmen yang tinggi.'
Dalam babak kedua, Liverpool meningkatkan tekanan dengan strategi bertahan, Slot menyatakan, 'Kami memutuskan untuk mempertahankan satu pemain di lini belakang. Ke-11 pemain berada di belakang bola untuk memastikan kami tidak kebobolan.'
Keberhasilan mempertahankan pertahanan ini memberi Liverpool kesempatan untuk sebuah penalti, yang berhasil dikonversi menjadi gol oleh Szoboszlai.
Pasca pertandingan, Arne Slot ditanya mengenai situasi Mohamed Salah, yang menjadi perbincangan hangat. Ia menunjukkan fokus pada performa tim dengan mengatakan, 'Saya sepenuhnya memahami bahwa pada hari Jumat, dalam konferensi pers, semua pertanyaan akan berkisar pada Mo.'
Slot menekankan bahwa meski Salah memiliki kesalahan, ia menunjukkan empati, 'Setiap orang membuat kesalahan dalam hidup, tetapi apakah pemain tahu bahwa ia telah melakukan kesalahan?'
Kiper Liverpool, Alisson Becker, juga memberikan pandangannya, menyatakan, 'Ketidakhadiran (Salah) hanyalah konsekuensi dari apa yang telah ia lakukan, dan ia cukup cerdas untuk mengetahuinya.'
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: