Mengungkap Kasus Kebakaran Gedung Terra Drone: 22 Jenazah Ditemukan Dalam Keadaan Utuh
Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri telah mengungkap kondisi 22 jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone yang terletak di Jakarta Pusat. Semua korban dapat dikenali dengan jelas, sehingga pemeriksaan DNA tidak diperlukan.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Ahmad Sahroni: Polisi Kembali Barang yang Hilang
Kombes Romylus Tamtelahitu menjelaskan bahwa korban ditemukan dalam keadaan utuh, serta tidak memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim forensik lainnya. Kejadian ini memicu berbagai investigasi terkait penyebab kebakaran yang mengakibatkan korban jiwa.
Sebanyak 22 korban ditemukan dalam keadaan utuh di lokasi kejadian kebakaran gedung Terra Drone pada Selasa siang. Kombes Romylus Tamtelahitu dari Puslabfor menyatakan, 'Untuk korban sejumlah 22 ditemukan dalam keadaan utuh dan masih dapat diidentifikasi.'
Kondisi jenazah yang utuh ini membuat tim kimia biologi forensik tidak perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Romylus menekankan, 'Oleh karena itu, untuk kegiatan pemeriksaan secara forensik oleh Tim Kimbiofor, yang seyogyanya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan juga pemeriksaan DNA, tidak perlu dilakukan karena kondisi korban dalam keadaan utuh dan masih bisa dikenali.'
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa BEM SI Dipastikan Digelar pada 2 September 2025
Kebakaran di gedung Terra Drone dilaporkan terjadi pada pukul 12.43 WIB dan menyebabkan 22 korban jiwa, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Menurut informasi yang didapat, sumber kebakaran diduga berasal dari baterai litium.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Megantara, mengatakan, 'Masih dalam penyelidikan. Karena jenisnya baterai litium, di bawah, mungkin perlu evaluasi kembali.'
Karyawan gedung melakukan upaya pemadaman dengan lima alat pemadam api ringan (APAR). Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil, seperti yang dijelaskan oleh Bayu Megantara, 'Informasi yang kami terima, sudah berupaya dipadamkan dengan APAR. Itu sekitar lima unit APAR berupaya untuk memadamkan.'
Asap yang semakin tebal membuat situasi semakin sulit bagi karyawan dalam mengendalikan kebakaran. Semua upaya pemadaman dilakukan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Baca juga: Menjelajahi Lima Kota Ramah untuk Liburan Sendirian di Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: